Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tersapu Ombak saat Bermain, Bocah 15 Tahun Hanyut di Pantai Watubale

Muhammad Hafied • Minggu, 29 Maret 2026 | 20:21 WIB
Petugas melakukan upaya pencarian terhadap Ibnuyun, 15, warga Banjarnegara yang dilaporkan hilang di Pantai Watubale, kemarin. (Dokumentasi BPBD Kebumen)
Petugas melakukan upaya pencarian terhadap Ibnuyun, 15, warga Banjarnegara yang dilaporkan hilang di Pantai Watubale, kemarin. (Dokumentasi BPBD Kebumen)

 


 

KEBUMEN - Insiden kecelakan laut kembali terjadi di wilayah pesisir selatan Kebumen. Kali ini korban merupakan bocah berusia 15 tahun asal Kabupaten Banjarnegara. Korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak Pantai Watubale pada Minggu (29/3) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekira pukul 08.55. Tepatnya ketika korban bernama Ibnuyun, 15, bermain bersama dua rekannnya.

Ketiga korban diketahui sempat mandi di luar area batas aman. Namun ketika asyik bermain air, ombak besar tiba-tiba datang dan menyapu ketiga korban.

Baca Juga: Diburu Polisi, Pelaku Peledakan Petasan di Tengah Kerumunan Warga Tegalrejo, Magelang

Melihat kejadian itu tim SAR yang sedang bertugas sontak bergegas melakukan upaya pertolongan terhadap korban. Dua korban di antaranya berhasil diselamatkan, sedangkan satu korban dilaporkan terseret arus gelombang.

"Tim piket dari SAR Lawet Perkasa langsung berenang. Dua korban selamat, satu lagi masih dalam pencarian," jelas Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto.

Korban yang hilang tercatat sebagai warga Desa Pucang, Kecamatan Mbawang, Banjarnegara. Sementara identitas korban selamat adalah Muhammad Arron Vito Wijaya, 15, dan Ghani Anfa, 16. Keduanya merupakan warga Banjarnegara. "Kami dengan berbagai unsur terlibat langsung melakukan pencarian," kata Heri.

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Miliki Lima Proyek Strategis Tahun Ini, Anggaran Disiapkan Sentuh Rp 17,37 Miliar

Dia mengimbau agar pengunjung selalu mematuhi peringatan petugas di lokasi wisata. Hal ini penting mengingat kondisi ombak pantai selatan Kebumen kerap tak menentu.

 Heri menegaskan berbagai risiko bahaya bisa saja terjadi jika pengunjung tidak waspada. "Tim SAR yang piket sudah berkali-kali menghimbau untuk tidak melewati bendera merah atau batas aman," ucapnya.

Kejadian laka laut di Pantai Watubale, Desa Pasir, Kecamatan Ayah ini menambah daftar insiden di pesisir Kebumen. Sebelumnya, tujuh wisatawan dilaporkan hanyut terseret ombak selama musim libur lebaran. Di mana tiga diantaranya ditemukan meninggal. (fid)

 
 
Editor : Heru Pratomo
#pantai watubale #SAR #banjarnegara #kebumen #kecelakaan laut #Terseret Arus #Pucang #BPBD #pesisir selatan