MUNGKID - Sebanyak 250 pemudik asal Kabupaten Magelang yang mengikuti program mudik gratis dari pemkab tiba kembali di kampung halaman pada Senin (16/3) malam. Rombongan pemudik itu tiba di Terminal Secang sekitar pukul 20.10.
Para pemudik sebelumnya diberangkatkan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta menggunakan lima armada bus yang difasilitasi Pemkab Magelang. Rombongan dilepas langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi sekitar pukul 10.00.
Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso menyebut, program mudik gratis ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk membantu warga perantauan. Khususnya yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya agar dapat pulang kampung saat Lebaran tanpa terbebani biaya transportasi.
"Jumlah pemudik yang mengikuti program mudik gratis tahun ini sebanyak 250 orang dengan menggunakan lima armada bus bantuan dari pemkab," kata Iwan di sela-sela penyambutan pemudik.
Dia mengatakan, jumlah armada bus yang disediakan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada Lebaran tahun lalu, pemkab hanya menyediakan tiga bus untuk program mudik gratis.
Selain program mudik gratis, pemkab juga menyiapkan fasilitas angkutan balik gratis bagi para perantau yang akan kembali ke Jakarta setelah Lebaran. Untuk program arus balik tersebut, pemkab menyiapkan dua armada bus yang dijadwalkan berangkat pada 28 Maret 2026.
"Karena keterbatasan anggaran, baru dua bus yang bisa disediakan. Mudah-mudahan ke depan jumlahnya bisa bertambah," paparnya.
Dia menjelaskan, program mudik dan balik gratis ini bertujuan untuk meringankan beban biaya transportasi para pemudik. Dengan adanya fasilitas tersebut, para perantau diharapkan masih memiliki sisa uang untuk dibawa pulang dan diberikan kepada keluarga di kampung halaman.
Seorang pemudik asal Kecamatan Dukun, Roma mengaku senang dapat mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan pemkab. Sebab, biaya transportasi pada masa mudik Lebaran biasanya meningkat tajam sehingga program ini sangat membantu para perantau.
"Program mudik gratis dari pemkab ini sangat membantu sekali. Apalagi tahun ini juga ada fasilitas angkutan balik gratis meskipun baru dua bus," bebernya.
Dia menambahkan, proses pendaftaran program mudik gratis tersebut juga cukup mudah. Peserta hanya diminta menyerahkan kartu keluarga sebagai syarat administrasi tanpa harus mengantre tiket seperti pada layanan transportasi umum.
"Cukup menyerahkan kartu keluarga sebagai syarat, tidak perlu antre beli tiket. Jadi tinggal berangkat saja," ucapnya. (aya)
Editor : Iwa Ikhwanudin