Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang Arus Mudik, Penanganan Jalan Rusak di Kebumen Dimulai dari Simpul Jalan Utama

Muhammad Hafied • Sabtu, 21 Februari 2026 | 05:05 WIB

Pekerja tampak sibuk menyelesaikan progres proyek pengerjaaan ruas jalan Buayan-Jladri. (M Hafied/Radar Jogja)   
Pekerja tampak sibuk menyelesaikan progres proyek pengerjaaan ruas jalan Buayan-Jladri. (M Hafied/Radar Jogja)  

 

 

 

KEBUMEN – Pemkab Kebumen telah mulai perawatan berkala di sejumlah ruas jalan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperlancar arus mudik pada musim lebaran mendatang.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kebumen Kurnia Hadi mengatakan, fokus percepatan penanganan infrasruktur dilakukan di berbagai ruas jalur mudik yang memiliki tingkat kerusakan tinggi.

Penanganan jalan ini dilakukan agar para pemudik merasa aman dan nyaman dalam berkendara. "Sudah kami mulai di simpul-simpul jalan utama," katanya kepada Radar Jogja, Jumat (20/2).

Titik penanganan difokuskan pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Utamanya jalan kabupaten yang menjadi penghubung antarjalan nasional maupun jalan provinsi.

Selain jalan, Dinas PUPR juga fokus melakukan perbaikan sejumlah jembatan rusak. "Ada kolaborasi jalan kabupaten dibangun pakai APBN. Itu kewenangan pemerintah pusat, seperti blok Buayan-Jladri," jelasnya.

Kurnia berharap, dengan kondisi infratruktur yang baik akan mengurangi risiko kecelakaan maupun potensi kemacetan selama arus mudik berlangsung. Dia menegaskan, sebelum menghadapi arus mudik PUPR Kebumen juga akan mengerahkan tim lapangan untuk pemantauan secara rutin.

Hal ini guna memastikan proses penanganan jalan dapat selesai sebelum memasuki musim mudik lebaran. "Event lebaran harus kami perhatikan. Di situ masyarakat butuh akses kemudahan infrastruktur," jelasnya.

Kurnia mengaku belakangan sempat mendapat banyak keluhan masyarakat terkait jalan rusak. Seperti di ruas Jalan Guyangan-Petanahan dan ruas Jalan Muktisari-Bocor. Dia memastikan kedua ruas jalan itu masuk dalam skala prioritas penanganan sebelum memasuki mudik lebaran.

"Sudah masuk list. Di situ memang jalan padat, karena alternatif dari jalan nasional ke JJLS atau Daendles," ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kebumen Amin Lukmantoro meminta dinas teknis memperhatikan waktu pengerjaan dalam penanganan jalan. Menurutnya selain jalur mudik dinas juga perlu memastikan kelaikan jalan pada akses menuju jalur wisata.

Dia pun mendorong target perbaikan jalan dapat segera rampung sebelum arus mudik tiba. "Jalan penghubung dan jalan ke lokasi wisata itu penting. Dipetakan mana yang prioritas, dikerjakan dulu," ungkapnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#bocor #kebumen #JJLS #PUPR #jalan rusak #arus mudik #Jalan Daendels