KEBUMEN - Seekor sapi milik warga Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong ditemukan mati usai tersambar petir pada Senin (16/2) siang. Peristiwa ini terjadi sebelum hujan deras mengguyur wilayah desa setempat.
Sebelum petir menyambar posisi sapi berada di dalam kandang. Saat itu kondisi cuaca sedang mendung. Langit gelap disertai angin kencang menyelimuti Desa Tanggulangin. Tak disangka, sekitar pukul 14.00 kilatan petir tiba-tiba menyambar area kandang ternak milik warga setempat.
Akibat kejadian itu pemilik sapi, Wahid, 32, berinisiatif mengecek lokasi untuk memastikan kondisi. Dia terkejut ketika melihat kandang ternak miliknya rusak. Tak hanya itu sapi peliharaannya yang berada dalam kandang juga ikut mati tergeletak.
"Sambaran petir menyebabkan pohon terbakar, kandang rusak dan sapi ditemukan mati," jelas Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Putu menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun pemilik sapi harus menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah. Selain kehilangan sapi, sambaran petir tersebut juga merusak perangkat elektronik.
"Kerugian ditaksir sekitar puluhan juta," ungkapnya.
Dalam peristiwa ini petugas kepolisian dari polsek setempat telah mendatangi lokasi. Petugas langsung melakukan pengecekan sekaligus mendata kerusakan dan kerugian. Berdasar hasil pemeriksaan menunjukkan kejadian tersebut mengakibatkan satu pohon melinjo terbakar, kandang ternak rusak dan satu ekor sapi betina usia sekitar dua tahun mati. Selain itu instalasi listrik dan barang elektronik milik warga terbakar. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita