Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hormati Ramadan dan Korban Bencana, Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Batasi Agenda Imlek 2026

Muhammad Hafied • Rabu, 11 Februari 2026 | 05:05 WIB

 

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krishna Purnama beserta jajaran meninjau persiapan jelang Imlek di Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen.(M Hafied/Radar Jogja)   
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krishna Purnama beserta jajaran meninjau persiapan jelang Imlek di Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen.(M Hafied/Radar Jogja)  
 

KEBUMEN - Perayaan Imlek tahun ini di Kebumen akan berlangsung secara sederhana. Hal tersebut karena rangkaian perayaan Imlek bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan, sehingga perlu disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat.

 

Ketua Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Hengki Halim menyampaikan, perayaan Imlek, terutama Cap Go Meh tahun ini akan terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Sejumlah agenda yang biasanya terlaksana, seperti pesta rakyat dan pertujukan terbuka bakal ditiadakan atau dibatasi.

 Baca Juga: Tangani Banjir Pekalongan, Pemprov Jateng Kerahkan Pompa Hingga Salurkan Logistik Senilai Ratusan Juta

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk toleransi dan penghormatan terhadap umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa ramadan. "Tahun ini kami buat lebih sederhana," jelasnya saat mendampingi kunjungan Kapolres Kebumen, Selasa (10/2) sore.

 

Hengki menjelaskan, perayaan Imlek tetap dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan syukur, namun tanpa kemeriahan berlebihan. Kegiatan difokuskan pada ibadah, doa bersama, serta tradisi inti yang dilakukan secara turun temurun.

Dia berharap meski digelar secara sederhana, perayaan Imlek nantinya dapat berjalan tertib dan khidmat.

"Kami juga menghormati karena saudara di Aceh, Sumatera dan beberapa daerah baru terkena musibah," ujarnya.

 

Lebih lanjut, meski digelar sederhana berbagai persiapan tetap dilaksanakan untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Persiapan dimulai pada 12 Februari mendatang dengan pembersihan setiap sudut klenteng secara gotong-royong. Setelah itu pembacaan doa malam Imlek pada 16 Februari 2026.

 

Menurut Hengki, Imlek juga menjadi momentum untuk mempererat kerukunan antarumat beragama. Dia juga mengajak agar masyarakat Tionghoa memaknai perayaan Imlek sebagai ajang perbaikan diri di tahun depan.

"Tahun ini dilambangkan tahun Kuda Api. Harapannya kami semua dapat diberi kelancaran rezeki dan kesehatan," ucapnya.

 

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krishna Purnama meninjau langsung kesiapan klenteng dalam menyambut Imlek. Setelah berkooridnasi dengan pihak klenteng dia menilai seluruh persiapan telah berjalan dengan baik.

Dia memastikan aparat kepolisian akan bekerja optimal untuk pengamanan saat perayaan Imlek agar berjalan khidmat dan kondusif. "Saya lihat persiapannya cukup baik. Polres akan datang kembali untuk survei dan ikut aksi bersih-bersih," jelasnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#korban bencana #Tionghoa #kebumen #hormati #kapolres #pesta rakyat #Imlek #Cap Go Meh #Kelenteng Kong Hwie Kiong Kebumen #ramadan #bencana Sumatera