Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Momen Langka, Wali Kota Magelang Jadi 'Laden' Layani Makan Siang Ratusan Lansia

Naila Nihayah • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:35 WIB

 

Warga mengantre untuk mendapatkan makan siang gratis di Pendopo Pengabdian, Selasa (10/2).
Warga mengantre untuk mendapatkan makan siang gratis di Pendopo Pengabdian, Selasa (10/2).
 

MAGELANG – Dalam aksi sosial yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang, Wali Kota beserta Wakil Wali Kota dan jajaran Forkompinda beralih jadi laden. Dengan melayani ratusan lansia. Mengambilkan menu makan siang.

Aksi sosial berupa pemberian makan siang gratis dan paket sembako bagi 250 lansia kurang mampu di Pendopo Pengabdian, Selasa (10/2).

Kegiatan ini bukan kali pertama, namun kontinyu sejak 2022 dan telah menggelar aksi serupa sekitar 190 kali. Biasanya kegiatan rutin dilakukan setiap Selasa di sekitar Kelenteng Liong Hok Bio.

Namun kali ini digelar di Pendopo Pengabdian dengan melibatkan lebih banyak unsur, termasuk pemerintah daerah.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, peran komunitas seperti PSMTI penting dalam konteks pembangunan kota yang tidak bisa hanya bertumpu pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu gotong royong semua pihak," katanya.

Dia mengakui, Kota Magelang masih memiliki pekerjaan rumah besar, terutama terkait perbaikan hunian tidak layak. Saat ini, sekitar 1.300 unit rumah tidak layak huni (RTLH) masih membutuhkan penanganan. Itu berarti, meski berbagai program telah berjalan, kebutuhan dasar masyarakat berpenghasilan rendah masih cukup tinggi.

Gerakan sosial seperti yang dilakukan PSMTI dinilai menjadi salah satu simpul penting dalam ekosistem penanggulangan kemiskinan di tingkat kota.

Ketua PSMTI Kota Magelang Slamet Santoso menuturkan, konsistensi menjadi kunci utama program tersebut. Sebab mereka ingin kegiatan ini benar-benar menyentuh masyarakat.

"Hari ini ada 250 lansia dari berbagai latar belakang yang menerima makan siang dan sembako," ujarnya.

Menurut Slamet, keterlibatan para pengusaha yang tergabung dalam PSMTI didorong kesadaran untuk berbagi sebagian keuntungan usaha kepada masyarakat yang membutuhkan. Program makan gratis hanyalah satu bentuk beberapa kegiatan sosial yang mereka jalankan.

Selama ini, lanjut dia, PSMTI juga aktif dalam perbaikan RTLH. Hingga kini tercatat 98 unit rumah telah dibedah. Selain itu, mereka pernah menggagas penanaman seribu pohon dan menggelar pengobatan gratis bagi 1.000 pasien pada 2024. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#aksi sosial #psmti #lansia #Magelang #dAMAR PRASETYONO #rtlh #wali kota #Laden #Kelenteng Liong Hok Bio #makan siang