PURWOREJO - Bupati Purworejo Yuli Hastuti mengajak masyarakat tidak canggung menggunakan angkutan kota (angkot) sebagai sarana transportasi sehari-hari. Ajakan tersebut disampaikan saat kampanye Gerakan Naik Angkot di SMA Negeri 1 Purworejo, Selasa (10/2).
Yuli menegaskan pentingnya masyarakat, khususnya kalangan pelajar menumbuhkan kembali budaya naik angkot. Menurutnya, pembiasaan diri menggunakan transportasi publik akan meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas.
"Dengan menggunakan angkutan umum, para siswa turut berperan aktif mengurangi kemacetan, menekan polusi serta menjaga ketertiban di jalan raya," jelasnya.
Pemerintah daerah, kata Yuli, menaruh perhatian serius terhadap keselamatan pelajar sebagai aset masa depan daerah. Ia mendorong masyarakat lebih memilih angkot sebagai pilihan ketimbang kendaraan pribadi.
Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap angkot, ia optimistis keberadaan transportasi umum di Purworejo akan semakin hidup dan berkelanjutan.
Khusus untuk pelajar, Yuli berpesan agar tidak canggung memanfaatkan keberadaan angkot karena dapat membentuk karakter disiplin serta tertib berlalu lintas.
Penggunaan angkot juga dinilai dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pelajar di bawah umur yang belum memiliki kecakapan dan tidak mengantongi surat izin mengemudi (SIM).
"Untuk anak-anakku yang belum memiliki SIM, Ibu mengimbau tidak mengendarai motor sendiri agar tetap aman," imbuh Yuli.
Kampanye program naik angkot ini digalakkan sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo.
Pada kesempatan itu, bupati menjajal naik angkot bersama pejabat lain dengan rute perjalanan dimulai dari kediaman pribadi menuju SMA Negeri 1 Purworejo.
Di sekolah, Yuli memberikan berbagai wejangan kepada siswa. Setelah itu ia kembali melanjutkan perjalanan menggunakan angkot berakhir di kantor bupati.
Kepala Dinas Perhubungan Agus Widiyanto menyampaikan, kampanye naik angkot oleh bupati menjadi pemantik agar masyarakat kembali menggunakan transportasi umum.
Pihaknya juga sedang membuat konsep penggunaan angkot akan di mulai dari jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Purworejo. "Nanti mungkin akan dicoba per-OPD, tentunya ini masih akan dikoordinasikan," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo