Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bintara hingga Perwira Ikut Dirazia, Polres Kebumen Tegaskan Polisi Harus Jadi Contoh selama Operasi Candi 2026

Muhammad Hafied • Kamis, 5 Februari 2026 | 23:45 WIB
Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kebumen mengecek kelengkapan dokumen pribadi setiap personel.  (Dokumentasi Polres Kebumen)
Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kebumen mengecek kelengkapan dokumen pribadi setiap personel.  (Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

 

 

 

 

KEBUMEN - Polres Kebumen telah memulai Operasi Keselamatan Candi 2026. Dalam pelaksanaannya bukan cuma masyarakat yang menjadi sasaran operasi. Tetapi personel polisi juga ikut terjaring razia.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, razia terhadap anggotanya dilakukan langsung oleh seksi profesi dan pengamanan (Sipropam) polres.

Upaya penegakan ketertiban dan kedisiplinan personel ini menyasar seluruh personel tanpa terkeculi, mulai dari pangkat bintara hingga perwira.

"Anggota harus tertib terlebih dahulu. Dengan begitu, mereka dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," tegasnya, Kamis (5/2).

AKBP Putu menyatakan, razia tersebut sengaja dilakukan agar personel kepolisian tertib sebelum melakukan penertiban kepada masyarakat. Dia menjelaskan, meski razia bersifat rutin, kegiatan penertiban itu menjadi cermin dukungan atas berlangsungnya Operasi Keselamatan Candi 2026.

"Penegakan disiplin internal penting agar operasi selaras prinsip profesionalisme dan pelayanan publik," terangnya.

Baca Juga: Simulasi Embarkasi Haji Kulon Progo Tahap Dua Digelar, Kesiapan 80 Persen: Alur bagi Jemaah Rentan Jadi Catatan

Kasipropam Polres Kebumen AKP Ratimin mengungkapkan, pemeriksaan terhadsp personel difokuskan pada kelengkapan dokumen pribadi, mulai dari surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Selain itu juga dicek kartu tanda anggota (KTA) serta kartu tanda penduduk (KTP). Setiap personel juga dilihat dari segi kerapian dan sikap tampang anggota. "Para personel dinyatakan tertib tidak ditemukan pelanggaran," tegasnya.

Seperti diketahui, Operasi Keselamatan Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 2-15 Februari 2026. Dalam operasi ini Polres Kebumen melibatkan 88 personel.

 

Operasi tersebut digelar sebagai upaya cipta kondisi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriyah maupun rangkaian pengamanan mudik Lebaran 2026.

Selama operasi petugas akan lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Selain itu upaya penindakan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan. Penindakan ini dilakukan melalui tilang elektronik (ETLE) statis maupun mobile. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #polres #bintara #operasi candi #Razia #Perwira