MAGELANG - Pemkot Magelang masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk mengentaskan sekitar 1.200 rumah tidak layak huni (RTLH). Ribuan RTLH itu tersebar di berbagai kelurahan. Sehingga membutuhkan sinergi berbagai pihak untuk mengurangi angka tersebut.
Kepala Bidang Perumahan dan Pertanahan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Magelang Heri Pracahyo menyebut, pengentasan RTLH tetap menjadi prioritas, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran dan sumber bantuan.
"Target kami di 2026 ini, sebagian besar RTLH bisa dikonversi menjadi rumah layak huni. Tapi tentu prosesnya bertahap," ujar Heri Rabu (4/2).