Warga Kedungsari, Kota Magelang Manfaatkan Biopori untuk Hadapi Krisis Sampah

Naila Nihayah • Dipublikasikan Rabu, 4 Februari 2026 | 22:25 WIB

 

ANTUSIAS: Warga mendapat pelatihan pembuatan biopori sebagai alternatif pengelolaan sampah organik rumah tangga Rabu (4/2).
ANTUSIAS: Warga mendapat pelatihan pembuatan biopori sebagai alternatif pengelolaan sampah organik rumah tangga Rabu (4/2).

MAGELANG - Warga Kedungsari memanfaatkan biopori untuk menghadapi krisis sampah. Melalui kolaborasi Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kedungsari, pelatihan pembuatan biopori sebagai alternatif pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kegiatan yang dikemas dalam program Qoryah Toyyibah itu menyasar ibu-ibu sebagai pengelola utama sampah rumah tangga.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Unimma Marlina Kurnia menjelaskan, biopori menjadi solusi sederhana namun efektif untuk mengolah sampah organik. Sampah dapur seperti sisa sayur dan makanan dapat dimasukkan ke dalam lubang biopori untuk diurai secara alami menjadi kompos.

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
Unimma Kedungsari Universitas Muhammadiyah Magelang biopori Sampah Kompos TPSA Banyuurip Kota Magelang