Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lagi, ODGJ Bersenjata Tajam di Kebumen Diamankan, Antisipasi Kejadian Serupa Yang Tewaskan Personel Satpol PP Kebumen

Muhammad Hafied • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:15 WIB

 

EVAKUASI: Polisi mengamankan JA, 29, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa karena berkeliaran dengan membawa senjata tajam.
EVAKUASI: Polisi mengamankan JA, 29, pria yang diduga mengalami gangguan jiwa karena berkeliaran dengan membawa senjata tajam.

KEBUMEN - Polisi berhasil mengamankan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo, Selasa (3/2). Pria dengan gangguan kejiwaan itu terpaksa diamankan karena dinilai cukup membahayakan setelah kedapatan menenteng senjata tajam.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, aksi pria yang diduga ODGJ itu sempat membuat warga resah. Oleh karenanya, petugas dari Polsek Adimulyo turun tangan untuk mengamankan pria tersebut. "Kami menerima laporan ada orang membawa senjata tajam, sehingga menimbulkan ketakutan," katanya Rabu (4/2).

Diketahui, pria yang diamankan berinisial JA, 29, warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Adimulyo. Sebelum diamankan, pria tersebut terlihat berjalan di sekitar desa sambil membawa senjata tajam berupa parang dan belati. Hal ini membuat warga resah karena khawatir ODGJ itu akan mencelakai orang lain.

Setelah menerima laporan warga, anggota Polsek dan Koramil kemudian mendatangi lokasi dengan didampingi kepala desa serta tokoh masyarakat setempat. Upaya pengamanan juga atas permintaan orang tua JA. Karena saat itu yang bersangkutan berada di rumahnya, namun masih memegang dua bilah senjata tajam.

Setelah berhasil dibujuk, ODGJ itu akhirnya bersedia menanggalkan senjata tajam dengan cara melemparkan ke sumur di halaman rumah. Di saat situasi dirasa aman, petugas langsung menyergap JA dari belakang dan memborgol kedua tangannya karena sempat melawan petugas.

Dalam proses evakuasi itu petugas dari Puskesmas Adimulyo sempat melakukan pembiusan. Tindakan medis ini diambil guna memudahkan penanganan. JA kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis belati yang disisipkan di pinggang dan disimpan di saku celana. Selain itu, petugas juga mengamankan tas punggung berisi satu bilah sangkur, dan satu bilah belati lipat.

Proses evakuasi JA ini dilakukan berselang tiga hari pasca-insiden maut pada saat proses evakuasi ODGJ di Desa Krakal, Kecamatan Alian. Dalam peristiwa itu, Mochamad Faik, personel Satpol PP Kebumen meregang nyawa setelah lehernya terkena sabetan senjata tajam oleh ODGJ. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#ODGJ #Polisi #orang dengan gangguan jiwa #Kecamatan Adimulyo #Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama #Satpol PP Kebumen #senjata tajam