KEBUMEN - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kebumen turut mengantar kepergian jenazah anggota Satpol PP Kebumen Mochamad Faik yang meninggal akibat amukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Jenazah dilepas melalui prosesi upacara kedinasan sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi almarhum.
Karangan bunga berisi ucapan belasungkawa tampak berjejer di sekitar rumah duka, Kampung Keposan, Kelurahan Kebumen, Selasa (3/2) pagi. Proses upacara pemakaman diawali dengan pembacaan sekelumit perjalanan hidup Faik.
Asisten Pemerintahan Setda Agung Pambudi mengambil posisi sebagai pembina upacara. Dia mewakili bupati Kebumen yang absen hadir karena masih berada di luar kota. "Saudara Faik ini gugur saat menjalankan tugas. Semoga husnul khatimah," ucap Agung sebelum pemberangkatan jenazah.
Isak tangis keluarga pun pecah saat jenazah Faik akan dibawa menuju pemakaman setempat. Orang tua Faik tak kuasa melihat anak pertamanya hendak diantar ke tempat peristirahatan terakhir. Jenazah Faik dibawa menggunakan keranda dengan balutan kain bendera Merah Putih.
Kepala Satpol PP Kebumen Ira Puspitasari mengatakan, kepergian Faik membawa kesedihan tersendiri bagi rekan kerja di Satpol PP Kebumen. Ia memastikan seluruh hak almahum sebagai tenaga non ASN di lingkungan Pemkab Kebumen terpenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Ira menegaskan, sebagai bentuk perhatian Satpol PP telah memberikan jaminan sosial bagi para personel, termasuk untuk Faik mengingat tingginya risiko kerja di lapangan. Saat ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk pemenuhan hak pekerja. "Akan kami dampingi keluarga agar seluruh hak diterima secara utuh," tandasnya.
Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, pihaknya sedang melakukan upaya penyelidikan mendalam untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh. Saat ini peristiwa tersebut ditangani jajaran Satreskrim. Dalam penanganan awal, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengajukan permintaan visum kepada rumah sakit.
Dari hasil olah TKP, Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen menemukan bercak darah di jalan depan rumah serta di pondasi halaman rumah terduga pelaku. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah sabit, satu bilah pisau dan satu bilah linggis. "Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini," terangnya. (fid/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita