MAGELANG - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mewanti-wanti warganya agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.
Serangkaian kejadian, seperti angin kencang higga pohon tumbang menjadi pengingat pentingnya mitigasi risiko bencana, baik oleh pemerintah maupun warga.
Damar menegaskan, musibah merupakan peristiwa yang tidak bisa diprediksi secara pasti waktu dan tempat kejadiannya.
Namun demikian, upaya pencegahan dan pengurangan risiko tetap harus dilakukan agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
"Musibah itu kita tidak pernah tahu kapan dan di mana terjadinya. Tetapi sebagai manusia kita harus berusaha bagaimana musibah itu bisa kita minimalisasi atau bahkan dihindari," paparnya, Jumat (30/1).
Damar mengimbau warga, termasuk para pengunjung dan tamu yang datang ke Kota Magelang, agar tidak memaksakan aktivitas di luar rumah saat kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Dia meminta warga lebih mengutamakan keselamatan diri dan keluarga.
"Kalau hujan deras, tidak usah memaksakan diri keluar rumah. Begitu juga saat angin kencang. Jagalah diri dan keluarga," tegas politikus PDIP itu.
Terkait pohon tumbang yang terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan Gunung Tidar, Damar memastikan penanganan dilakukan secara cepat.
Dia mengaku telah menginstruksikan jajarannya agar seluruh akses jalan di Kota Magelang segera dibersihkan dari pohon dan ranting tumbang.
"Pohon-pohon yang berpotensi tumbang juga kita potong untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," katanya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo