MAGELANG - Sejumlah peziarah tertimpa pohon tumbang di kawasan wisata religi Gunung Tidar, Kota Magelang, kemarin (24/1). Akibatnya, beberapa orang mengalami luka-luka, sementara satu peziarah dilaporkan meninggal dunia. Pemkot Magelang pun turun tangan dan bertanggung jawab penuh atas kejadian itu.
Insiden terjadi sekitar pukul 12.07 di jalur bawah menuju gapura Gunung Tidar, tepatnya di sekitar area belakang shelter dekat terminal lama. Pohon pinus berukuran besar tiba-tiba tumbang dan menimpa area yang sedang dilalui pengunjung.
Selain mengenai peziarah, pohon juga menimpa gapura serta satu unit mobil pikap yang terparkir di lokasi. Tidak hanya itu, pohon tumbang juga terjadi di dekat pintu keluar Gunung Tidar dan mengenai peziarah hingga akhirnya meninggal dunia.
Peziarah asal Kediri, Jawa Timur, Maryam, 48 menuturkan, kejadian berlangsung sangat cepat dan tanpa tanda-tanda sebelumnya. Saat itu rombongannya baru saja turun dari bus dan hendak memulai perjalanan ziarah. "Tiba-tiba di dekat gapura pohonnya tumbang. Kami sudah tidak tahu apa-apa, cuma bisa jerit-jerit," ujarnya.
Dia menyebut, dari rombongannya terdapat tiga orang yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka-luka. Salah satu korban mengalami cedera di bagian punggung dan sempat tidak sadarkan diri, sementara dua lainnya mengalami luka di bagian kaki. Adapun dirinya hanya mengalami lecet ringan.
Korban lain, Vivian Nadya Gisca menjalani perawatan di RSUD Tidar Kota Magelang. Dia tidak mengetahui jika di jalur atas sudah ada pohon tumbang. "Katanya jalur atas sudah ditutup, tapi di bawah belum ada tanda. Pas kami masuk, tiba-tiba di belakang saya ada pohon tumbang," katanya.
Vivian mengaku mengalami patah tulang di bagian tulang ekor akibat tertimpa pohon. Dia merupakan bagian dari satu rombongan besar peziarah menggunakan bus dari Desa Gadungan, Pucung, Kediri, yang sebelumnya ziarah ke sejumlah makam wali.
Dokter jaga pagi RSUD Tidar Kota Magelang Greyvita Alma menambahkan, kondisi empat korban luka secara umum stabil dan tidak memerlukan perawatan lanjutan intensif. "Total ada lima korban, empat luka-luka dan satu meninggal. Yang luka-luka kondisinya baik dan semuanya sudah boleh pulang," terangnya.
Sementara itu Pj Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita membenarkan insiden pohon tumbang itu. Dia menyebut, total terdapat lima korban, terdiri dari empat korban luka dan satu korban meninggal dunia. "Empat luka-luka, tiga dari Kediri dan satu dari Majalengka. Sementara satu lainnya meninggal dunia warga Kabupaten Magelang," jelasnya.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Sri Istantini, 61, warga Meteseh, Sidoagung, Tempuran, Kabupaten Magelang. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan rekam medis, korban meninggal akibat tertimpa pohon dengan luka berat di bagian kepala belakang.
Dia memastikan, seluruh korban luka telah mendapatkan penanganan medis secara optimal di RSUD Tidar. Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk pemindaian dan rontgen, seluruh korban luka dinyatakan tidak mengalami fraktur serius dan diperbolehkan pulang ke daerah asal masing-masing.
Larsita menegaskan, Pemkot Magelang bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Baik dari sisi penanganan medis, pendampingan korban, hingga santunan kepada seluruh korban dan keluarga korban meninggal. "Ini bukan soal nilai, tapi bentuk tanggung jawab dan empati kami," tegasnya.
Untuk diketahui, Sabtu (24/1) terdapat beberapa titik pohon tumbang di kawasan Gunung Tidar, baik di jalur naik maupun jalur turun. Peristiwa ini diduga berkaitan dengan angin kencang yang melanda wilayah sekitar Magelang.
Larsita menambahkan, pemkot melalui dinas lingkungan hidup dan UPT Gunung Tidar masih melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan untuk memastikan kawasan wisata tersebut kembali aman sebelum dibuka sepenuhnya bagi pengunjung.
Selain itu, kata Larsita, pemkot akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan di kawasan Gunung Tidar. Evaluasi mencakup kondisi pohon di sepanjang jalur naik dan turun, sistem peringatan dini, serta standar pengamanan bagi pengunjung. (aya/laz)
Editor : Herpri Kartun