MUNGKID - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyoroti masih lemahnya perencanaan dan integrasi lintas sektor dalam upaya penanganan tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Magelang. Jika tidak segera dibenahi, kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat efektivitas penuntasan TBC yang menjadi target nasional.
Sorotan itu mengemuka setelah BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Kinerja atas Efektivitas Upaya Penuntasan TBC Tahun Anggaran 2024 dan 2025 hingga Triwulan I kepada Pemerintah Kabupaten Magelang, Selasa (20/1). Kabupaten Magelang menjadi salah satu daerah yang dijadikan sampel pemeriksaan kinerja oleh BPK. Editor : Sevtia Eka Novarita