Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ditebang atau Tidak? Nasib Akhir Pohon Randu Alas Tuksongo Borobudur di Tangan Tim Ahli UGM  

Naila Nihayah • Rabu, 21 Januari 2026 | 03:30 WIB

 

Warga setempat menggelar selamatan sebelum mulai menebang pohon randu alas di Lapangan Desa Tuksongo, Borobudur, Senin (12/1).
Warga setempat menggelar selamatan sebelum mulai menebang pohon randu alas di Lapangan Desa Tuksongo, Borobudur, Senin (12/1).

MUNGKID - Pemkab Magelang masih menunggu rekomendasi tim ahli sebelum mengambil keputusan terkait rencana penebangan pohon randu alas di Desa Tuksongo, Borobudur. Kajian ilmiah dari Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan UGM akan menjadi dasar utama penentuan langkah.

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, saat ini kondisi pohon randu alas tersebut telah diperiksa langsung oleh tim akademisi dari UGM. Hasil rekomendasi kajian diperkirakan akan keluar dalam dua hingga tiga hari ke depan.

"Dari rekomendasi itu nanti akan menjadi dasar putusan apa yang harus kita lakukan," ujar Grengseng saat ditemui, Selasa (20/1).

Dia menegaskan, pemkab tidak serta-merta mengambil keputusan penebangan tanpa landasan ilmiah. Pemkab, kata dia, tetap berupaya mempertahankan randu alas sebagai ikon Desa Tuksongo, selama masih memungkinkan untuk diselamatkan secara ekologis dan tidak membahayakan masyarakat.

"Bentuk penyelamatannya seperti apa, nanti kita tunggu rekomendasi dari Fakultas Kehutanan dan Fakultas Pertanian UGM," katanya.

Keputusan yang diambil harus mempertimbangkan aspek keselamatan publik. Pemkab tidak ingin mempertahankan pohon jika pada akhirnya justru membahayakan warga, terutama saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang.

"Jangan sampai kita memutuskan pohon ini bisa dihidupkan kembali, tapi ternyata saat hujan lebat dan angin kencang justru mengancam keselamatan masyarakat," tegasnya.

Karena itu, Grengseng menekankan pentingnya langkah yang komprehensif dan berbasis kajian ilmiah, meskipun prosesnya tidak akan memakan waktu lama. Tim Fakultas Pertanian UGM disebut sudah turun ke lapangan, dan akan dilanjutkan dengan kajian bersama Fakultas Kehutanan.

Hasil rekomendasi tim ahli nantinya, kata dia, akan menjadi dasar resmi pemkab dalam menentukan apakah pohon randu alas di Tuksongo masih dapat dipertahankan, direhabilitasi, atau justru harus ditebang demi alasan keselamatan. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Borobudur #Fakultas Pertanian #Magelang #UGM #pemkab #fakultas kehutanan #Tuksongo #Pohon Randu Alas #Grengseng Pamuji