Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berkat Kunjungan Wagub Jateng, Penyandang Disabilitas Ini Kini Bisa Sekolah

Bahana. • Senin, 19 Januari 2026 | 21:36 WIB

Photo
Photo

PEKALONGAN - Di tengah duka banjir yang melanda Kota Pekalongan, secercah harapan hadir bagi Fitria (27), perempuan penyandang disabilitas mental dan fisik yang menjadi salah satu pengungsi.

Harapan itu datang saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, meninjau posko pengungsian di Aula Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2026.

Di lokasi tersebut tercatat sebanyak 449 warga mengungsi. Saat menyapa para pengungsi, perhatian Wagub langsung tertuju pada sosok Fitria. Ia kemudian berbincang dengan sang ibu, Siti Qomariah (52), warga Kelurahan Bendan Kergon, Kecamatan Pekalongan Barat.

Dari perbincangan itu, Wagub mengetahui bahwa Fitria belum pernah mengenyam pendidikan formal, karena keterbatasan kondisi dan ekonomi keluarga.

Mendengar hal tersebut, pria yang akrab disapa Gus Yasin itu langsung meminta ajudannya untuk mendata Fitria dan menyatakan komitmennya untuk membantu pendidikan anak tersebut.

“Harus dipastikan sekolahnya bagaimana,” ujarnya.

Gus Yasin juga secara khusus menitipkan Fitria kepada Camat Pekalongan Barat agar proses pendidikan bisa segera direalisasikan.

“Pak Camat, kulo nitip anak ini untuk bisa sekolah,” imbuhnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Camat Pekalongan Barat, M. Natsir, menyatakan kesiapannya untuk segera berkoordinasi dengan dinas pendidikan.

“Kami akan koordinasi dengan dinas pendidikan, sekolah mana yang paling tepat untuk sang anak,” katanya.

Bagi Siti Qomariah, perhatian dan bantuan itu menjadi momen yang mengharukan. Selama ini, ia mengaku belum mampu menyekolahkan Fitria karena keterbatasan ekonomi.

Ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang berangkat sejak pagi buta dan baru pulang sore hari. Sementara suaminya dalam kondisi sakit-sakitan.

“Saya tidak bisa mengantarkan, bapaknya juga sakit-sakitan. Kalau saya tidak kerja, tidak makan,” tuturnya.

Ia pun mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima keluarganya. Sebelumnya, Fitria juga mendapat kursi roda dari Dinas Sosial. Namun, bantuan pendidikan ini menjadi hal yang sangat berarti baginya.

“Senang sekali dapat bantuan. Baru kali ini ada yang memberi beasiswa sekolah,” katanya dengan mata berkaca-kaca.
(*)

Editor : Bahana.
#jateng #Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin #taj yasin #pemprov jateng #banjir pekalongan #banjir jateng #Pemprov Jawa Tengah #Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi