KEBUMEN - Bocah berusia 10 tahun meregang nyawa di objek wisata Kolam Renang Watugede, Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Jumat (16/1) pagi. Korban dilaporkan tewas tenggelam di kolam renang diduga karena luput dari perhatian orang tua.
Korban diketahui bernama Jundullah Sabiluna Habibi, warga Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar. Dia tercatat sebagai pelajar kelas empat sekolah dasar. "Korban masuk ke kolam kedalaman 1,8 meter tanpa pengawasan orang tua," ungkap Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman.
Dijelaskan, peristiwa nahas ini terjadi sekira pukul 09.25. Korban saat itu datang ke lokasi untuk berekreasi bersama teman serta sejumlah orang dewasa untuk mendampingi. Namun ketika kejadian, korban luput dari pengawasan.
Sejumlah pengunjung sempat melihat korban sedang berada di dalam kolam, namun mengira korban sedang belajar menyelam. Beberapa saat kemudian, tubuh korban terlihat tidak bergerak di dasar kolam. Pengunjung yang melihat peristiwa tersebut kemudian mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Dokter menyatakan korban telah meninggal dunia akibat kehabisan oksigen karena tenggelam," jelas Kompol Faris.
Mendapati insiden itu Polsek Sruweng bersama tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen langsung melakukan penanganan. Berdasar hasil pemeriksaan korban meninggal karena murni kecelakaan. Hal ini diperkuat dengan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga tidak menemukan indikasi adanya unsur pidana.
Dalam persitiwa ini pihak keluarga menyatakan menerima kejadian nahas tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Polres Kebumen pun mengimbau agar orang tua senantiasa melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di area wisata air. Selain itu, pengelola wisata juga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tak terulang. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita