Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hikmah di Balik Musibah, Ayah Syafiq Ali Puji Kesigapan Tim SAR dan Kerukunan Warga Pemalang

Naila Nihayah • Jumat, 16 Januari 2026 | 22:34 WIB
KEHILANGAN: Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan saat akan dimakamkan di Kota Magelang, Kamis malam (15/1/2026).
KEHILANGAN: Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan saat akan dimakamkan di Kota Magelang, Kamis malam (15/1/2026).

MAGELANG - Isak tangis mewarnai kepulangan jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, pendaki asal Kota Magelang yang ditemukan meninggal di Gunung Slamet.

Ambulans tiba di depan Masjid Baitur Rosyidin, kompleks Perumahan Depkes, Kelurahan Kramat Utara, Kamis malam sekitar pukul 20.26.

Ambulans itu diarahkan masuk, tepat di pelataran masjid. Peti jenazah berwarna putih dikeluarkan perlahan dan dibawa ke dalam masjid. Ayah Ali, Dhani Rusman tampak turun dari mobil ambulans dengan lemas.

Meski begitu, dia tampak tegar dan menerima belasungkawa dari warga.

Sedari Isya, masyarakat dari berbagai kalangan usia memadati area masjid. Mereka turut mendoakan, menyalatkan, dan mengantar jenazah Ali ke peristirahatan terakhirnya. Jenazah Ali disalatkan tepat pukul 20.30.

Usai disalatkan, ada upacara pemberangkatan jenazah. Kedua kakak Ali tampak membawa potret sang adik. Namun sang ibu, Utari Juanita tidak terlihat di masjid.

Dalam sambutannya, Dhani berterima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan dan empati kepada keluarganya.

"Kami sangat bersyukur bahwasanya anak kami yang hilang, kini kembali walaupun raganya telah tiada," ucapnya sembari menahan tangis.

Dia menyebut, di balik musibah yang menimpa keluarganya, ada banyak hikmah dan pembelajaran yang bisa diambil. Seperti kejujuran, keikhlasan, kebersamaan, kepercayaan, hingga peduli terhadap lingkungan.

Pada kesempatan itu, Dhani juga berterima kasih kepada tim SAR gabungan dan relawan yang telah mengerahkan tenaganya untuk mencari keberadaan Ali. Termasuk forkopimda Kabupaten Pemalang dan masyarakatnya.

"Warganya sangat rukun dan kami dianggap juga sebagai bagian dari keluarga mereka. Kami ucapkan terima kasih dan Ali tidak akan melupakan jasa-jasa panjenengan semua," paparnya.

Baca Juga: Priyanto Tak Menyangka Bengkelnya di Paliyan Gunungkidul Disambangi Ariel Noah, Touring ke Lima Kota Pakai Vespa, Engkol Patah

Pj Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita turut hadir dalam upacara pemberangkatan jenazah Ali. Dia memberikan belasungkawa kepada keluarga Ali dan berharap mereka diberi ketabahan serta keikhlasan.

Sesaat kemudian, jenazah diberangkatkan menuju tempat pemakaman umum (TPU) di Sidotopo, Kedungsari untuk dimakamkan. Ratusan warga, kerabat, hingga teman sekolah turut mengantarkan jenazah Ali menuju tempat peristirahatan terakhirnya. (aya/laz)

 

Editor : Herpri Kartun
#tim sar #tempat pemakaman umum #pendaki #tempat pemakaman umum (TPU) #pemalang #Magelang #Kedungsari #Forkopimda #gunung slamet #syafiq ali gunung slamet #Masjid Baitur Rosyidin #Sidotopo