MUNGKID — Sebuah truk dengan nomor polisi (nopol) H 9856 CQ menabrak penggembala bebek hingga meninggal dunia. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Jogja-Magelang, tepatnya di Dusun Pare, Blondo, Mungkid, Selasa (13/1).
Peristiwa itu membuat arus lalu lintas sempat tersendat, terutama saat proses evakuasi berlangsung. Terlebih, truk tersebut posisinya terguling sehingga membutuhkan beberapa waktu untuk mengevakuasinya.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang Iptu Ricky S Hartono menyebut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.27.
"Kecelakaan itu melibatkan satu unit kendaraan bermotor jenis truk dan seorang pejalan kaki," ujar Ricky.
Kendaraan yang terlibat adalah truk dengan nopol H 9856 CQ yang dikemudikan I, 40 warga Bantul. Saat kejadian, truk tersebut melaju dari arah Jogja menuju Magelang.
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan menikung, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali. Truk kemudian oleng ke sisi kiri jalan.
Baca Juga: Mengenal Ophelia, Tokoh Drama Hamlet karya Shakespeare yang Menjadi Inspirasi Lagu Taylor Swift, Ternyata Memiliki Kisah yang Tragis
"Pada saat di tikungan, truk hilang kendali dan berjalan oleng ke kiri hingga menabrak seorang pejalan kaki yang berada di bahu jalan," jelasnya.
Pejalan kaki tersebut diketahui berinisial R, 49 warga Bumirejo, Mungkid. Saat kejadian, korban sedang menggembalakan bebek di bahu jalan sebelah kiri dari arah laju kendaraan.
Benturan keras menyebabkan R mengalami luka berat, terutama cedera di bagian kepala. Korban sempat dilarikan ke RSUD Merah Putih untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
Baca Juga: Berstatus SRS, Pemukiman Terbah Wates Kulon Progo Justru Masuk Kategori Kumuh Akibat Banjir
Selain korban meninggal, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan satu korban luka ringan. Korban merupakan penumpang truk berinisial RA, 32 warga Bantul. RA mengalami luka sobek di kepala serta lecet pada bagian kaki dan saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Merah Putih.
Sementara itu, pengemudi truk tidak dilaporkan mengalami luka serius. Namun demikian, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Membangun Kepercayaan Diri dalam Interaksi Sosial, Yuk Simak Caranya
Saat ditanya soal penyebab kecelakaan, Ricky mengatakan, masih dalam proses penyelidikan. Namun faktor kecepatan dan kondisi jalan yang menikung menjadi perhatian utama dalam penanganan kasus ini.
Dia pun mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk selalu berhati-hati. Serta mengurangi kecepatan saat melintasi jalan menikung dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas warga di sekitar jalan raya. (aya)