KEBUMEN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) dipastikan bakal ikut mengawal seluruh program ketahanan pangan yang digalakkan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini ditegaskan saat konsolidasi pengurus Tani Merdeka Jawa Tengah di Kebumen Sabtu (10/1).
Ketua DPW Tani Merdeka Jawa Tengah Wawan Pramono mengatakan, secara nasional organisasi Tani Merdeka telah terbentuk di 32 provinsi. Khusus di Jawa Tengah, terdapat perwakilan pengurus daerah yang tersebar di 35 kabupatan/kota.
Dia memastikan seluruh pengurus yang terbentuk akan fokus mengawal program strategis presiden terkait ketahanan pangan. "Sudah terbentuk koordinator desa. Tentu ini modal besar kami mendukung program presiden," katanya.
Wawan mengatakan, TMI merupakan organisasi yang berorientasi terhadap kemajuan dan kesejahteraan petani. Seluruh program dari hulu ke hilir bermuara pada cita-cita luhur Prabowo, yakni menciptakan kemandirian dan ketahanan pangan.
Dia optimistis, visi misi organisasi akan tercapai karena struktural pengurus diisi orang-orang berpengaruh. Mulai dari pejabat, praktisi, pengamat hingga petani milenial. "Gubernur sebagai pembina di Jawa Tengah. Kami ingin program bisa linier dari atas sampai bawah," ucapnya.
Tani Merdeka, lanjut Wawan, telah mencanangkan berbagai program strategis untuk mendukung kemajuan di sektor pertanian. Salah satu program yang telah bergurlir melalui pelatihan bioteknologi pertanian.
Langkah ini diharapkan sebagai modal petani untuk meningkatkan produktivitas melalui sentuhan teknologi. "Kami ini tidak ada hentinya. Dari banyaknya kegiatan, semoga membawa manfaat buat masyarakat luas," ujarnya.
Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Parjono menyampaikan, sektor pertanian akan menjadi perhatian serius jajaran pengurus Tani Merdeka. Dia mendorong seluruh pengurus di Kebumen menjadi fasilitator agar petani lebih mandiri. Disebutkan, dalam waktu dekat pihaknya akan fokus membentuk pengurus sampai tingkat desa.
Dia optimistis, program yang telah tersusun dapat berjalan dengan baik. Apalagi Prabowo Subianto masuk dalam struktural pengurus sebagai ketua dewan penasihat dan Sudaryoni yang juga wakil Menteri Pertanian ditunjuk sebagai ketua dewan pembina. "Kami bagian penggerak. Bagaimana program presiden bisa dinikmati masyarakat tani. Mereka harus semangat menggarap lahan," tegasnya. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita