KEBUMEN - Insiden perahu terbalik terjadi di sekitar area pemecah ombak Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah pada Jumat (9/1) pagi. Dalam peristiwa ini empat nelayan yang berada di atas perahu berhasil diselamatkan.
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan, insiden terjadi sekitar pukul 06.30, tepatnya ketika perahu hendak kembali ke dermaga setelah melaut. Kecelakaan bermula ketika perahu memasuki muara Sungai Bodo.
Perahu tersebut mengalami kandas sehingga membuat posisinya melintang. Tak lama kemudian, gelombang besar datang dan menyebabkan perahu terbalik. "Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," katanya.
Keempat nelayan yang berada di atas perahu tersebut tiga di antaranya tercatat sebagai warga Kabupaten Cilacap. Masing-masing Sudarto, 42, asal Cilacap Tengah, Agus, 40, warga Cilacap Selatan dan Tursino, 46, warga Kecamatan Puring, Kebumen, serta Kacung, 45, dari Kampung Laut, Cilacap.
"Mereka selamat meski perahu mengalami kerusakan cukup parah," jelas Kompol Faris.
Mendapati peristiwa tersebut Satpolairud Polres Kebumen bersama Pos TNI AL Logending, SAR Lawet Perkasa Kebumen, serta SAR TPI Mertangga Jetis Cilacap segera mendatangi lokasi kejadian. Petugas secara bersama-sama mengevakuasi perahu nelayan yang terbalik.
Akibat kecelakaan laut tersebut nilai kerugian material dikatsir mencapai sekitar Rp 20 juta karena kerusakan pada badan perahu.
Atas insiden ini para nelayan diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintas di area muara, terutama ketika kondisi gelombang tinggi. "Selalu gunakan life jacket saat pergi melaut sebagai antisipasi keamanan," tuturnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo