Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Musim Panen Tiba, Rela Motoran 1,5 Jam dari Bantul Demi Durian Kaligesing

Muhammad Hafied • Kamis, 8 Januari 2026 | 20:02 WIB
Agustina Lestiani, 28, warga Jogja rela datang ke Purworejo hanya untuk menikmati hasil panen durian lokal khas Kaligesing, Kamis (8/1).  (M Hafied/Radar Jogja)
Agustina Lestiani, 28, warga Jogja rela datang ke Purworejo hanya untuk menikmati hasil panen durian lokal khas Kaligesing, Kamis (8/1). (M Hafied/Radar Jogja)

PURWOREJO - Musim panen durian di Kecamatan Kaligesing, Purworejo telah tiba. Seketika durian khas daerah pegunungan ini menjadi bahan buruan warga dari berbagai daerah. Tak terkecuali maniak durian dari Jogja.

Keramaian terlihat di sentra durian Desa Kaliharjo, Kecamatan Kaligesing, Kamis (8/1). Sejak siang salah satu lapak durian tampak penuh dikunjungi pembeli.

Terlihat barisan kendaraan roda dua maupun roda empat memadati area parkir lapak. Dari sekian banyak kendaraan, mayoritas tertera pelat Jogja, yakni AB.

Salah satu pembeli Agustina Lestiani, 28, mengaku rela datang dari Jogja hanya untuk menikmati durian khas Kaligesing. Ia menyempatkan waktu luang demi berburu durian dengan cita rasa yang terkenal legit, manis dan bertekstur lembut.

"Saya bela-belain naik motor. Perjalanan 1,5 jam dari rumah cuma buat makan durian," katanya.

Warga Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul ini mengatakan, ia bersama rekannya rela menempuh perjalanan puluhan kilometer agar tak ketinggalan momentum musim panen durian.

Menurutnya, selain cita rasa, durian lokal Kaligesing juga terbilang murah. Terlebih lagi ketika membeli langsung dari petani. "Sudah sering, dari 2023 setiap panen pasti ke sini. Rasa sama harga cocok," ujarnya.

Lurah Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupten Bantul, Masduki. Lurah muda ini rela datang dari Jogja hanya untuk mencicipi durian Kaligesing yang menjadi potensi pertanian unggulan warga setempat.

"Saya punya langganan di sini. Di musim panen ini baru pertama datang, sebelumnya sering banget," ungkapnya.

Dia mencermati, selama ini durian lokal Kaligesing memiliki karakter atau ciri khas yang tidak ada pada durian dari daerah lain. Menurutnya wajar jika durian Kaligesing menjadi pilihan favorit masyarakat karena menawarkan rasa khas.

"Saya cocok aja. Teksturnya dapat, rasa manis legit sama bijinya kecil," bebernya.

Sementara itu, pedagang durian Wijil Yuwono, 46, mengatakan, tingginya minat pembeli dari luar daerah otomatis membawa keuntungan tersendiri bagi petani dan pedagang setempat.

Dia menyebut, selain dari Jogja tak sedikit pembeli juga berasal dari tetangga kabupaten, seperti Kebumen hingga Magelang.

Wijil mengatakan, setiap tahun wilayah Kaligesing menjadi destinasi wisata kuliner ketika musim durian tiba. Dia menyebut rata-rata durian yang dijual masih terjangkau, berkisar Rp 25 ribu-Rp100 ribu tergantung ukuran dan kualitas durian.

"Dari bulan kemarin sebenarnya sudah ramai. Semakin ke sini pembeli semakin ramai yang datang," terangnya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#durian #cita rasa #musim panen #kaligesing #hasil panen #legit #AB #Imogiri #Jogja #Purworejo