Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bertahun-tahun Warga Desa Jladri dan Banjararjo Usul Perbaikan Jalan Cuma Diukur, Dipatok, tapi Tak Digarap

Muhammad Hafied • Kamis, 8 Januari 2026 | 07:55 WIB
Warga desa dari dua kecamatan mendatangi gedung DPRD Kebumen, Rabu (7/1) sore. Mereka meminta ada solusi terkait jalan rusak yang bertahun-tahun tidak tertangani. (M Hafied/Radar Jogja)   
Warga desa dari dua kecamatan mendatangi gedung DPRD Kebumen, Rabu (7/1) sore. Mereka meminta ada solusi terkait jalan rusak yang bertahun-tahun tidak tertangani. (M Hafied/Radar Jogja)  

 

 

 

 

 

 

KEBUMEN - Warga di Kecamatan Buayan dan Kecamatan Ayah meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen tidak hanya senang umbar janji. Mereka meminta pemkab segera menunaikan janji penanangan jalan rusak di wilayah setempat yang tak kunjung terealisasi.

 

Seruan ini disampaikan warga Desa Jladri dan Desa Banjararjo saat mengadu ke gedung DPRD Kebumen, Rabu (7/1) sore. Perwakilan warga menyatakan kecewa dengan pemkab karena tak mampu merealisaikan pembangunan jalan penghubung antar kecamatan yang telah lama dibiarkan rusak.

"Cuma diukur, dipatok tapi tidak digarap-garap. Jangan cuma janji, alasan ini dan itu," kata perwakilan warga Samijo.

 Baca Juga: Acara Tingalan Wiyosan Dalem KGPAA Paku Alam X ke 65 Tahun Berlangsung Sederhana, Apem hingga Kupat Lungguh Lambangkan Kesetiaan

Dia mengungkapkan, ruas jalan terusan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) sudah begitu lama rusak. Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas warga terutama ketika datang musim penghujan.

Dia meminta pemerintah daerah segera mencari solusi agar kerusakan jalan strategis tersebut segera tertangani. "Kasihan lihat warga. Coba sesekali pak dewan dan kepala dinas yang ada di ruang ini datang ke lokasi," kata Samijo yang juga ketua RT di Desa Jladri.

 

Hal senada diungkapkan warga lain Agus Prayogo. Dia mengatakan, janji pemkab untuk penanganan jalan rusak hanya isapan jempol belaka. Sudah bertahun-tahun warga sabar menanti solusi dari pemerintah, namun kesabaran itu kini telah habis.

Dia pun menilai justru seolah-olah pemerintah melakukan pembiran atas kondisi jalan rusak yang terjadi di desanya. "Sudah berapa bupati ke sana. Setiap lewat katanya bisa ditangani. Iba hanya pas lewat saja. Tapi sampai sekarang nihil," ungkapnya.

 

Selain pemkab, dia meminta DPRD sebagai wakil rakyat ikut memikirkan penderitaan yang dirasakan warga. Dia tak ingin selepas audiensi tersebut hanya diiming-iming lewat janji. Tanpa tindak lanjut secara konkret. "Kalau jawaban sekarang sama, ya tidak ada artinya. Kami pasti kecewa," bebernya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kebumen Joni Hernawan mengatakan, jalan rusak yang dikeluhkan warga tercatat bukan berstatus jalan kabupaten atau K1. Jalan tersebut merupakan terusan dari ruas JJLS, sehingga kewenangan ada di pemerintah pusat.

Namun begitu, pemkab akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk tindak lanjut penanganan. "Kami di pemkab akan mendorong. Bahkan minta dibebaskan lahan sampai dibangun selesai," tegasnya.

 

Joni menerangkan, jalan yang dikeluhkan warga ikut menjadi bagian proyek JJLS dari Patimuan, Cilacap di sisi barat hingga Girimoyo, Wonogiri yang berada di ujung timur. Pembangunan jalan tersebut sejatinya telah digagas pada tahun 2017, namun sempat terhenti.

Dia optimis pembangunan JJLS lanjutan ini akan segera terlaksana mengingat sudah masuk dalam rencana strategis (renstra) tahun 2025-2029 di kementerian terkait.

"Upaya pemkab sudah, kami juga ingin agar jalan segera dibangun. Karena misal orang dari Jogja itu enaknya lewat selatan," kata dia.

 

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Kebumen Noviandri Dwi Alhadi mengatakan, pada prinsipnya lembaga legislatif akan berupaya agar kondisi jalan rusak di Kebumen tertangani dengan baik.

Terkait keluhan yang disampaikan warga dari dua kecamatan, DPRD akan berkoordinasi dengan dinas teknis untuk penanganan lebih lanjut. "Kami tidak pilah-pilih, selama itu dibutuhkan masyarakat pasti kami upayakan," ungkapnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#kebumen #JJLS #ayah #perbaikan jalan #DPRD