Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Innalillahi, Dalam Tiga Hari Dua Pelajar di Kebumen Tewas Tenggelam di Sungai

Muhammad Hafied • Selasa, 6 Januari 2026 | 20:21 WIB
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tenggelamnya pelajar di Sungai Pakuran, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng. (Dokumentasi Polres Kebumen)
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tenggelamnya pelajar di Sungai Pakuran, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng. (Dokumentasi Polres Kebumen)

 

 

KEBUMEN - Insiden kecelakan air yang menimpa pelajar kembali terjadi. Kali ini pelajar kelas X SMK di Kebumen dilaporkan meninggal saat mandi di Sungai Pakuran, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng pada Senin (5/1) sore.

Korban diketahui bernama Dzildan Alvino Ferdianto, 15, warga Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun. Peristiwa nahas itu terjadi sekira pukul 14.30 ketika korban bersama temannya sedang asyik mandi di sungai tersebut.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke lokasi bersama tiga temannya untuk mandi dan berenang," jelas Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman.

Lokasi tenggelamnya korban cukup dalam. Korban diduga kuat tidak bisa berenang sehingga seketika langsung tenggelam. Dalam insiden ini teman korban sempat melakukan pertolongan, namun upaya mereka gagal.

Korban berhasil dievakuasi setelah warga datang ke lokasi kejadian. Namun nahas nyawa korban tidak tertolong. Berdasar hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Kebumen bersama dan tenaga medis disimpulkan bahwa korban meninggal akibat tenggelam.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam atau tumpul dalam jasad korban. Sejumlah barang milik korban juga turut ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

"Pihak keluarga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi lanjutan," ucap wakapolres.

Polres Kebumen mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua untuk mengingatkan agar anak-anaknya tidak bermain di tempat berbahaya. Hal ini penting untuk menghindari kejadian serupa.

Terlebih lagi peristiwa sama juga terjadi tiga hari lalu dengan korban pelajar yang meninggal di Sungai Bonorowo. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#SMK #kebumen #Frans #Sruweng #pelajar tewas tenggelam