Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mimpi Akmal Nashrur Rizqi, Anak Buruh Pabrik Genting Kebumen yang Sukses Membela Timnas Futsal Indonesia

Muhammad Hafied • Senin, 5 Januari 2026 | 06:30 WIB
RAIH PRESTASI : Akmal Nashrur Rizqi, remaja asal Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan dipercaya sebagai kapten Timnas Futsal Indonesia U-16 pada ajang Asean U-16 Boys Futsal Champhionship di Thailand.
RAIH PRESTASI : Akmal Nashrur Rizqi, remaja asal Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan dipercaya sebagai kapten Timnas Futsal Indonesia U-16 pada ajang Asean U-16 Boys Futsal Champhionship di Thailand.

KEBUMEN - Deru mesin pabrik genting dan panasnya tungku pembakaran menjadi latar keseharian keluarga Akmal Nashrur Rizqi. Namun dari lingkungan sederhana itulah, lahir mimpi besar yang kini menjadi kenyataan. Akmal berhasil membuktikan dengan memperkuat tim nasional (timnas) futsal Indonesia.

Akmal lahir dari pasangan Parsiyati dan Sutarso. Remaja asal Desa Kedawung, RT 01/07, Kecamatan Pejagoan itu tumbuh dan besar dari keluarga yang keseharian mengandalkan hidup dari pabrik genting. Justru dari keluarga sederhana ini Akmal mampu membuktikan prestasi tidak hanya diraih kalangan orang berpunya.

Baca Juga: Viral Lansia Kesulitan Berjalan di Borobudur, Pengelola Minta Maaf dan Bakal Perbaiki Respons Layanan

"Hari-hari kerja di pabrik genting. Sebagai orang tua sangat senang lihat Akmal," kata orang tua Akmal, Parsiyati kepada Radar Jogja, Minggu (4/1).

Sampai sekarang, tak pernah terbesit dalam benak Parsiyati, anaknya dapat bermain futsal hingga melenggang ke Thailand. Terlebih lagi kepergian Akmal hanya untuk membela skuad Garuda Muda pada ajang Asean U-16 Boys Futsal Champhionship. Tentu bagi ia dan keluarga capaian prestasi ini patut disyukuri.

"Tidak nyangka bisa lolos dan menang kompetisi. Otomatis bisa mengangkat derajat orang tua," jelas Parsiyati.

Baca Juga: Harapan Besar Suporter untuk PSS Sleman di Tahun 2026, Naik Lagi ke Liga 1

Sejak kecil, Akmal sudah jatuh cinta pada sepak bola, utamanya futsal. Bakatnya semakin terasah ketika menginjak usia belasan tahun. Meski dengan fasilitas terbatas, semangatnya tak pernah surut. Keseriusan di dunia fustal mulai terlihat saat dia duduk di bangku SMP. Dia pun bergabung dengan salah satu klub ternama di Kebumen.

"Dari kecil memang sudah suka main bola. Dulu pas waktu di SMPN 7 Kebumen ikut semacam akademi," jelas Parsiyati.

Baca Juga: PSS Sleman Diuntungkan dengan Kiper Yang Mumpuni di Tengah Jadwal Laga-Laga Krusial ke Depan

Latar belakang keluarga bukan menjadi penghalang Akmal menggapai mimpi. Bermodal optimisme serta semangat juang tinggi, tangga prestasi itu kini berhasil dia dapatkan. Bagi remaja kelahiran 10 Agustus 2009 ini keterbatasan bukan menjadi penghalang mengejar cita-cita. "Harus tancapkan atitude. Walaupun skill jago tapi attitude jelek tidak berarti apa-apa,' tegasnya.

Latihan demi latihan dijalani Akmal dengan disiplin tinggi. Di saat teman sebayanya menikmati waktu luang, remaja yang kini dipercaya sebagai kapten timnas ini justru memilih berkeringat di lapangan. Kerja keras itu akhirnya berbuah manis ketika namanya lolos seleksi dan dipercaya memperkuat timnas futsal Indonesia. "Selain itu harus disiplin, tepat waktu dan kerja keras," pesannya.

Keberhasilan Akmal dalam membela Timnas Indonesia pada ajang Asean U-16 Boys Futsal Champhionship juga membawa kebangganan tersendiri bagi 'Wong Kebumen'. Bahkan, setibanya di kampung halaman, atlet muda asal Desa Kedawung itu disambut meriah keluarga dan tetangga.

Terlihat, sejak Rabu (31/12) petang area Stasiun Kebumen ramai dengan rombongan keluarga dan tetangga Akmal. Mereka datang untuk menyambut kedatangan Akmal yang baru saja menyelesaikan dengan sempurna kompetisi di Thailand. (fid)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#pabrik #futsal #Stasiun Kebumen #Pabrik genting #Tim nasional (timnas) Indonesia #Akmal Nashrur Rizqi #timnas futsal indonesia