Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Asyik Mandi di Sungai, Pelajar Kebumen Tewas Tenggelam

Muhammad Hafied • Minggu, 4 Januari 2026 | 22:00 WIB
OLAH TKP: Petugas dari Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tenggelamnya pelajar di Sungai Gentan.
OLAH TKP: Petugas dari Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tenggelamnya pelajar di Sungai Gentan.

KEBUMEN - Seorang pelajar Mukh Ahnaf Abidin Fauzan, 18, meregang nyawa saat asyik berenang di Sungai Gentan Jumat (2/1) sore. Remaja asal Desa Ngabean, Kecamatan Mirit itu tenggelam sebelum akhirnya ditemukan meningga dunia.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan, peristiwa nahas terjadi di aliran Sungai Gentan, masuk wilayah Desa Bonorowo, Kecamatan Bonorowo. Sebelum tenggelam, korban mandi di sungai bersama temannya. Mereka menggunakan potongan batang pohon pisang sebagai alat untuk berenang.

Baca Juga: PSS Sleman Diuntungkan dengan Kiper Yang Mumpuni di Tengah Jadwal Laga-Laga Krusial ke Depan

"Saat pegangan terlepas, korban tenggelam dan terbawa arus sungai kedalamannya sekitar dua meter," kata Kompol Faris Sabtu (3/1).

Korban sempat dinyatakan hilang sebelum ditemukan sekitar pukul 19.10. Tepatnya di bawah jembatan Desa Rowosari yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Dalam peristiwa ini warga bersama petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Prembun. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. "Korban diduga tidak bisa berenang," jelasnya.

Baca Juga: Jadwal Padat PSS Sleman di Januari Ini, Ansyari Lubis Sebut Jadi Ujian Mental dan Karakter Pemain

Polisi yang datang ke lokasi melibatkan unsur Polsek Bonorowo, tim Inafis Polres Kebumen, BPBD, serta anggota Koramil Bonorowo. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi. Berdasar hasil pemeriksaan medis tidak diteukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ucapnya.

Faris mengingatkan agar masyarakat lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama saat bermain di sungai maupun lokasi berisiko lainnya. Hal ini penting demi mencegah kejadian serupa. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Desa Ngabean #Kecamatan Mirit #Tenggelam #berenang #meninggal dunia #pelajar #meregang nyawa #Sungai Gentan #Polres Kebumen