Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelanggaran Lalin di Magelang Turun Sepanjang 2025, namun Kecelakaan Justru Meningkat

Naila Nihayah • Jumat, 2 Januari 2026 | 05:05 WIB
Petugas kepolisian melakukan aksi simpatik kepada pengendara selama Operasi Zebra Candi 202
Petugas kepolisian melakukan aksi simpatik kepada pengendara selama Operasi Zebra Candi 202

 

 

MUNGKID - Angka pelanggaran lalu lintas (lalin) di wilayah hukum Polresta Magelang sepanjang 2025 tercatat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan itu mencerminkan mulai tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap tertib berlalu lintas, meski di sisi lain angka kecelakaan masih menunjukkan tren peningkatan.

 

Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar menyampaikan, sepanjang 2025 jumlah pelanggaran lalu lintas yang tercatat mencapai 13.872 kasus. Angka ini turun cukup tajam dibandingkan pada 2024 yang mencatatkan 21.572 pelanggaran.

 Baca Juga: Kerugian Akibat Bencana pada Malam Tahun Baru di Gunungkidul Capai Rp 15,8 Juta

Dari total pelanggaran tersebut, Satlantas Polresta Magelang melakukan 5.666 penindakan berupa tilang. Sementara terhadap pelanggaran lainnya, aparat lebih mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui 8.206 teguran.

 

Menurut Herbin, pendekatan persuasif tetap menjadi bagian dari strategi kepolisian untuk membangun kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat. "Tanpa mengesampingkan penegakan hukum," paparnya di Mapolresta Magelang, Rabu (31/12).

 Baca Juga: PDIP Kulon Progo Kritik Keras Pilkada Tak Langsung

Meski jumlah pelanggaran menurun, data kecelakaan lalin justru menunjukkan peningkatan. Sepanjang 2025, tercatat 966 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polresta Magelang. Angka tersebut naik sekitar 5 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 918 kejadian.

 

Dari sisi korban, kecelakaan lalu lintas pada 2025 menyebabkan 140 orang meninggal dunia dan 1.118 orang mengalami luka ringan. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, di mana korban meninggal tercatat 137 orang dan korban luka ringan sebanyak 1.046 orang.

Baca Juga: Prediksi Brentford vs Tottenham Hotspur Premier League Jumat 2 Januari Kick Off 03.00 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya? 

Herbin menambahkan, kelompok usia yang paling banyak terlibat dalam kecelakaan lalu lintas berada pada rentang 22 hingga 29 tahun. Selain itu, jenis kendaraan yang paling sering terlibat kecelakaan masih didominasi sepeda motor.

 

Menurutnya, faktor penyebab kecelakaan sebagian besar karena pengendara tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. "Sepeda motor masih mendominasi kendaraan yang terlibat kecelakaan," ujarnya.

Termasuk melakukan berbagai kegiatan edukasi, seperti program Police Go To School, sosialisasi melalui media sosial, hingga kegiatan penyuluhan lainnya.

 

Menurut Ricky, upaya edukasi yang konsisten diharapkan mampu membentuk budaya berlalu lintas yang lebih tertib dan aman, khususnya di kalangan generasi muda yang masih mendominasi angka kecelakaan. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#satlantas #Kecelakaan #mapolresta #polresta #teguran #Kombes Pol Herbin Garbawiyata Jaya Sianipar #magealng #Razia #police go to school #pelanggaran lalin