MAGELANG — Penggalangan Bulan Dana PMI Kota Magelang tahun 2025 mencatat hasil signifikan. Dari target awal sebesar Rp 800 juta, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 1,021 miliar.
Capaian ini dinilai menjadi salah satu perolehan tertinggi sepanjang pelaksanaan Bulan Dana PMI di Kota Magelang.
Ketua Panitia Bulan Dana PMI Kota Magelang 2025 Evin Septa Haryanto Kamil mengatakan, penggalangan dana berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 September hingga 30 November 2025.
"Sebelum bekerja, kami evaluasi dulu tahun lalu seperti apa, apa kekurangannya, dan apa yang harus dikejar. Dari situ baru kami rumuskan strategi," kata Evin di Pendopo Pengabdian, Selasa (30/12).
Pendekatan tersebut, lanjut Evin, dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara langsung hingga ke tingkat paling bawah. Panitia tidak hanya mengandalkan media sosial atau selebaran, tetapi juga menyesuaikan metode sosialisasi dengan karakter wilayah.
"Di satu tempat cukup dengan flyer atau media sosial, di tempat lain perlu kehadiran lurah atau panitia. Semua disesuaikan agar masyarakat paham dan merasa dilibatkan," jelasnya.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai, capaian Bulan Dana PMI 2025 sebagai prestasi luar biasa. Dia menyebut, jumlah dana yang berhasil dihimpun merupakan salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan Bulan Dana PMI di Kota Magelang.
Namun demikian, dia menekankan pentingnya menjaga kepercayaan tersebut melalui pengelolaan dana yang bertanggung jawab dan berintegritas.
Damar mengingatkan bahwa dana yang dihimpun merupakan amanah masyarakat yang harus dikelola secara transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Mengapa Vitamin C Penting Saat Musim Flu? Ini Penjelasan Ahli
"Dana ini adalah dana masyarakat. Harus digunakan dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya di dunia, tetapi juga di akhirat," tegasnya.
Dia menjelaskan, dana Bulan Dana PMI memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, mulai dari pelayanan donor darah, kesiapsiagaan dan penanganan bencana, pertolongan pertama, hingga berbagai kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
"PMI betul-betul hadir. Kalau ada kebakaran, ada orang tenggelam, responsnya cepat. Pemerintah sangat bangga," ujarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo