KEBUMEN - Atap gudang dan toilet di SDN 2 Kritig, Kecamatan Petanahan ambruk Senin (29/12). Fasilitas sekolah tersebut rusak setelah wilayah setempat dilanda hujan deras disertai angin kencang.
Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto menyampaikan, peristiwa ambruknya atap gudang dan toilet terjadi sekitar pukul 00.30. Kejadian ini baru diketahui pada pagi hari sekitar pukul 07.30.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 7,5 juta. "Informasi awal kejadian diterima dari relawan setempat, kemudian ditindaklanjuti asesmen," bebernya Senin (29/12).
Heri menjelaskan, berdasar hasil asesmen fasilitas sekolah yang rusak berupa atap gudang dan kamar mandi sekolah dengan ukuran total sekitar 10×3 meter. Saat ini di lokasi kejadian telah dilakukan pembersihan material secara gotong-royong oleh guru, komite sekolah dan wali murid. "Untuk kebutuhan mendesak, logistik permakanan untuk kerja bakti telah disalurkan," ucapnya.
Sementara itu, Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menyampaikan, ambruknya fasilitas pendidikan tersebut diduga akibat material bangunan sudah mulai lapuk. Kondisi tersebut diperparah hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada malam sebelumnya.
Petugas juga telah mencatat keterangan saksi sebagai pertimbangan lebih lanjut. Dari kejadian itu, Polres Kebumen mengimbau agar bangunan sekolah yang sudah tua agar dilakukan pengecekan rutin untuk mencegah kejadian serupa. "Struktur kayu sudah tidak kuat menahan beban," ujar Faris. (fid/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita