Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Diperbaiki Usai Terkena Longsor Juli, Ruas Jalan Karangsambung-Giritirto di Kabupaten Kebumen Bisa Dilewati Kembali

Muhammad Hafied • Senin, 29 Desember 2025 | 04:55 WIB

 

SIAP DIGUNAKAN: Masyarakat telah memanfaatkan ruas Jalan Karangsambung-Giritirto dengan nyaman pasca-dilakukan perbaikan dengan anggaran senilai total Rp 3,5 miliar.
SIAP DIGUNAKAN: Masyarakat telah memanfaatkan ruas Jalan Karangsambung-Giritirto dengan nyaman pasca-dilakukan perbaikan dengan anggaran senilai total Rp 3,5 miliar.

KEBUMEN - Proses pembangunan ruas Jalan Karangsambung-Giritirto telah sepenuhnya rampung. Jalan alternatif sebagai penghubung antara Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara ini selesai dibangun dengan anggaran total Rp 3,5 miliar.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kebumen Kurnia Hadi menjelaskan, pembangunan ruas jalan tersebut merupakan bagian dari upaya penanganan karena di sekitar lokasi sangat rawan longsor. Kondisi ini menjadi hambatan tersendiri bagi masyarakat, terutama ketika memasuki musim penghujan. "Semoga penanganan ini menambah keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ucapnya Minggu (28/12).

Penanganan ruas jalan di wilayah Kebumen bagian utara ini dilakukan dalam dua tahap penganggaran. Tahap pertama bersumber dari APBD yang dialokasikam dari dana insentif fiskal senilai Rp 1,4 miliar. Jangka waktu pelaksanaan 120 hari kalender dimulai sejak 7 Juli hingga 3 November 2025. "Tahap awal fokus pembangunan dinding penahan tanah," jelasnya.

Tahap kedua bersumber dari APBD Perubahan senilai Rp 2,1 miliar dengan pelaksanaan pekerjaan 57 hari kalender dari 28 Oktober sampai 23 Desember 2025.

Penanganan tahap kedua ini merupakan lanjutan pembangunan. Fokus pada dinding penahan tanah, pasangan batu, perbaikan badan jalan menggunakan cor beton serta pemasangan patok pengaman jalan. Selain penanganan jalan, di sekitar lokasi juga telah terpasang lampu penerangan jalan umum (LPJU) di berbagai titik.

Seperti diketahui, sebelumnya arus lalu lintas di ruas Jalan Karangsambung-Giritirto tepatnya di Desa Totogan sempat tersendat akibat tertutup longsor. Alat berat pun dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor. Warga yang melintas juga harus ekstra hati-hati mengingat kondisi jalan tersebut pasca-longsor cukup licin.

Anggota Komisi D DPRD Kebumen Bambang Sutrisno menilai, perbaikan jalan penghubung tersebut merupakan kebutuhan mendesak. Dia tak ingin lambatnya penanganan dapat berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Termasuk menggangu pelayanan dasar seperti di sektor pendidikan dan kesehatan. "Yang jelas jangan sampai masyarakat terisolir," ucapnya.

Selain itu, pertimbangan lain jika kerusakan jalan tersebut tidak segera tertangani tentu berpotensi membawa celaka bagi masyarakat. Apalagi intensitas hujan belakangan ini terbilang cukup tinggi, berbagai kerawanan bisa saja terjadi. (fid/eno)

 

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#kabupaten banjar #Kabupaten Kebumen #dprd kebumen #Lampu Penerangan Jalan Umum #ruas jalan #Karangsambung #giritirto #perbaikan jalan #Longsor #pembangunan