MUNGKID — Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Magelang pada Minggu (21/12) siang memicu dua kejadian bencana hampir bersamaan di dua kecamatan berbeda.
Angin kencang merusak rumah warga di Kecamatan Sawangan, sementara hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah longsor di Kecamatan Kaliangkrik yang berdampak pada lingkungan sekolah dan permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono mengutarakan, bencana pertama terjadi di Dusun Gantang, Desa Gantang, Sawangan sekitar pukul 13.50. Hujan lebat yang disertai angin kencang mengakibatkan atap rumah warga rusak, dengan genting dan lembaran asbes terlepas serta berterbangan.
Salah satu kebutuhan mendesak saat ini adalah kajian teknis lebih lanjut untuk memastikan keamanan lingkungan sekolah dan permukiman warga.
BPBD Kabupaten Magelang menjadwalkan kerja bakti pembersihan material longsoran pada Senin (22/12), melibatkan warga setempat dan relawan. Sembari menunggu penanganan lanjutan, warga di sekitar lokasi longsor diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan kembali turun.
Baca Juga: Prediksi Aston Villa vs Manchester United Premier League Minggu 21 Desember Kick Off 23.30 WIB, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?
Edi menambahkan, memasuki puncak musim hujan, warga di wilayah rawan bencana diharapkan lebih waspada terhadap potensi angin kencang, longsor, dan banjir. Serta segera melaporkan kondisi darurat kepada aparat desa atau BPBD agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
"Dua kejadian ini masih dalam proses penanganan. Kami terus memantau perkembangan di lapangan," pungkasnya. (aya)