Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Wisata Guci Tegal, BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Magang Radar Jogja • Minggu, 21 Desember 2025 | 18:59 WIB

banjir bandang terjadi di wisata Guci, Tegal
banjir bandang terjadi di wisata Guci, Tegal
Banjir bandang menghancurkan kawasan wisata pemandian air panas Guci di Kabupaten Tegal, Provinsi Jawa Tengah pada hari Sabtu tanggal 20 Desember 2025.

Peristiwa ini terjadi pukul 16.30 WIB, saat hujan deras berlangsung lama hingga menyebabkan air sungai meluap dan mengalir deras ke kawasan wisata Guci.

Dalam siaran resmi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa banjir bandang tersebut membuat kolam air panas di lokasi tergenang dan tersapu oleh aliran air yang deras.

"Pantauan visual di lapangan, material lumpur, pasir dan batu menutup sebagian area wisata. Untuk keamanan, kawasan wisata tersebut ditutup sementara untuk umum," ungkap Abdul Muhari, Ph.D. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

BNPB mengatakan belum ada laporan mengenai korban meninggal dari pengunjung wisata tersebut. Meski demikian, tim BPBD Kabupaten Tegal sudah bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan menjalankan tindakan darurat di lapangan. 

Satu hari setelah kejadian, tim gabungan dari BPBD, PMI, TNI, Polri, dan warga sekitar langsung melakukan perbaikan. Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Tegal, M Afifudin, mengatakan bahwa objek wisata Guci sudah kembali dapat dikunjungi oleh wisatawan.

Afifudin yakin banjir ini tidak mengganggu wisatawan datang. Selain fasilitas wisata sudah diperbaiki, cuaca saat ini juga sudah membaik.

"Banjir kemarin dampak dari badai siklon 93S yang berada tepat di atas Gunung Slamet. Tidak hanya Guci yang hujan deras, daerah lain seperti Sirampog Brebes juga sama dan banjir bandang. Tapi sekarang badai siklon 93S sudah menjauh, kemungkinan tidak ada lagi hujan deras," pungkasnya. 

Afifudin melanjutkan, berdasarkan hasil penilaian, banjir yang terjadi Sabtu (20/12) kemarin menyebabkan kerusakan pada beberapa fasilitas. Ia menjelaskan, ada tiga tempat pancuran air panas yang rusak, yaitu: 

- Pancuran 13 rusak karena tertimbun pasir; 
- Pancuran 5 rusak karena pohon besar tumbang dan menghalangi; 
- Kolam Barokah rusak karena tergenang air yang kotor.

BNPB juga menghimbau warga yang tinggal di sepanjang jalur Sungai Gung, terutama wilayah Balapulang, Dukuhwaru, Adiwerna hingga area Pantura untuk lebih waspada dan siap siaga serta mengikuti instruksi dari petugas di lapangan.

Penulis: Ocha

Editor : Bahana.
#banjir bandang Guci Tegal #tegal #guci #jawa tengah