Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Innalillahi..Tiga Warga Kebumen Dibacok ODGJ, Begini Kronologinya...

Muhammad Hafied • Selasa, 9 Desember 2025 | 22:28 WIB

TERLUKA : Pawito, 46, warga Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan menunjukkan bagian tubuh yang terluka setelah dibacok Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pada Selasa (9/12) dini hari.
TERLUKA : Pawito, 46, warga Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan menunjukkan bagian tubuh yang terluka setelah dibacok Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pada Selasa (9/12) dini hari.
KEBUMEN - Dua warga Desa Pakuran Kecamatan Sruweng dan satu warga Desa Karangpoh, Kecamatan Pejagoan menjadi korban pembacokan pada Selasa (9/12) dini hari. Pelaku merupakan Achmad Sapari, 38, sosok pria yang diketahui memiliki riwayat gangguan jiwa.

Ketiga korban saat ini telah menjalani perawatan intensif akibat luka sabetan senjata tajam. Adapun pelaku tercatat sebagai warga Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng yang kini statusnya masih buron.

Salah satu korban Pawito, 46, mengaku aksi pembacokan tersebut terjadi begitu cepat. Saat itu sekitar pukul 01.30 dirinya masih terlelap tidur. Di tengah tidurnya, dia terbagun karena mendengar suara berisik.

Tak disangka tiba-tiba pelaku langsung masuk ke dalam rumah dan menyabetkan senjata tajam ke arah korban. "Posisi rumah tidak dikunci. Begitu pelaku masuk bawa arit, langsung membabi buta," ucapnya, kepada Radar Jogja.

Di rumahnya, Pawito terlihat masih tampak lemas. Raut mukanya menunjukkan rasa trauma. Dia pun harus menahan rasa sakit setelah beberapa bagian tubuhnya ditikam benda tajam. Perut dan pergelangan tangannya tampak masih terlilit perban. Beruntung, setelah dilakukan tindakan medis nyawanya dapat tertolong.

"Tangan saya dijahit 13, perut 3 ada jahitan. Kalau dibilag takut, ya masih takut," ucap warga RT 04/01 Desa Karangpoh itu.

Pawito mengatakan, secara pribadi dia tidak mengenal dengan sosok pelaku. Dia juga tidak mengetahui pasti motif pelaku hingga nekat melakukan aksi tersebut.

"Pelaku bacok, langsung melarikan diri. Infonya sih memang orang kurang waras, sering kumat," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pakuran Awaludin mengatakan, selain warga Desa Karangpoh, dua warganya juga menjadi sasaran aksi brutal pelaku.

Kedua korban mengalami luka sabetan benda tajam pada bagian kepala.

"Satu korban mau dioperasi, lukanya parah," jelasnya.

Awaludin menjelaskan, awalnya pelaku melakukan aksi tersebut di Desa Pakuran. Tak berselang lama pelaku melancarkan aksi serupa secara acak di Desa Karangpoh.

Setelah itu pelaku melarikan diri. "Polisi, hansip, pemuda, semua turun mencari pelaku. Sekarang masih koordinasi," kata dia. (fid)

Editor : Bahana.
#ODGJ #kebumen #jawa tengah