PURWOREJO - Seekor hiu tutul kembali ditemukan terdampar di Pantai Keburuhan, Desa Keburuhan, Kecamatan Ngombol, Senin (8/12) pagi. Penemuan hiu tutul di pesisir Purworejo ini hanya berselang sehari setelah peristiwa serupa terjadi di Pantai Roro Inten.
Hiu tutul tersebut pertama kali ditemukan warga setempat, lalu penemuan ini dilaporkan kepada pihak terkait. Adapun kondisi hiu ditemukan dalam kondisi mati tergeletak di bibir pantai.
Saat ini petugas lintas sektor telah mengubur bangkai hiu tersebut guna menghindari penjarahan dari warga.
Diketahui, hiu dengan nama latin Rhincodon Typus itu merupakan hiu yang sempat terdampar di Pantai Roro Inten. Sebelumnya hiu ini berhasil kembali ke tengah laut setelah terseret ombak besar. "Hiu kembali ke darat di Pantai Keburuhan. Kondisinya mati," jelas Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Purworejo Sutijoso Brahmanto kepada Radar Jogja.
Sebelumnya, seekor hiu tutul atau hiu paus dengan bobot diperkirakan mencapai 1,5 ton terdampar di Pantai Roro Inten, Desa Pagak, Kecamatan Ngombol, pada Minggu (7/12) pagi. Hiu ini pertama kali ditemukan dalam kondisi lemas oleh warga.
Kepala Desa Pagak Supanut menyampaikan, hiu tutul dengan panjang hampir lima meter itu tergeletak di bibir pantai sekitar pukul 05.00. Saat ditemukan, tidak ditemukan adanya luka pada bagian tubuh hiu tersebut.
"Ya, kejadian tadi pagi. Yang menemukan orang mancing," ucap Supanut.
Baca Juga: Yuk Simak! Begini 4 Cara Menghadapi Teman Toxic Tanpa Drama
Awalnya warga tidak ada yang berani mendekat ketika pertama hiu muncul ke darat. Namun, seiring pengunjung pantai ramai berdatangan, spesies langka itu kemudian menjadi bahan tontonan.
Tak sedikit warga datang hanya untuk melihat langsung kondisi hiu terdampar. "Kalau sering ada hiu ke sini sih tidak. Saya baru mengalami dua kali ini," sambung Supanut. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo