MUNGKID — Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magelang. Kali ini peristiwa terjadi di Dusun Gioso Gunung, Desa Candisari, Kecamatan Secang pada Jumat (5/12) sekitar pukul 00.05. Tak ada korban jiwa, tapi berdampak pada jaringan air bersih yang digunakan ratusan warga.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang Edi Wasono menyampaikan, longsor disebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Secang sejak Kamis malam (4/12).
Akibatnya, material longsor menimpa saluran pipa air bersih dan menutup aliran Sungai Anak Sumberan Kiri. Satu rumah milik warga bernama Zakari, 63 tahun, juga berada dalam kondisi terancam," ujar Edi saat dikonfirmasi.
Dia menyebut, tebing setinggi sekitar 25 meter dengan panjang longsoran 6 meter runtuh membawa material tanah dan rumpun bambu. Dampaknya, pipa air bersih yang selama ini menjadi sumber distribusi untuk Dusun Tempuksari dan Dusun Gioso Gunung terputus total.
Baca Juga: Tergerak Ringankan Korban Bencana, DBL Indonesia Luncurkan “Assist for Sumatra”
Kepala Desa Candisari Setiadi mengatakan, warga dua dusun kini mengalami krisis pasokan air bersih. Karena saluran pipa ikut ambrol bersama longsoran. "Warga mengusulkan agar jalur pipa diganti supaya lebih aman dan tidak ikut terdampak apabila terjadi longsor lagi," katanya.
Setiadi menjelaskan, jaringan air bersih yang terputus merupakan saluran lama yang dibangun sejak 1990-an melalui bantuan pemerintah. Pipa tersebut selama ini mengalir dari sumber air Pogalan di Dusun Donorojo.
Baca Juga: Honda Hangout Spot by Astra Motor Yogyakarta, Mini Launching New Honda Scoopy Hadir Lebih Dekat dengan Konsumen
Total ada sekitar 350 kepala keluarga atau lebih dari 800 jiwa yang bergantung pada jaringan pipa tersebut. Sejak terputus, warga masih tidak bisa mengakses air bersih.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan sudah meminta agar segera diajukan bantuan perbaikan," ujarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo