Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Remaja 17 Tahun Siswa SMKN 1 Alian, Kebumen Ditemukan Tewas setelah Delapan Jam Pencarian

Muhammad Hafied • Sabtu, 6 Desember 2025 | 01:42 WIB
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah pelajar SMKN 1 Alian yang hilang terseret arus Sungai Dekung Wonokromo pada Kamis (4/12) siang.
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah pelajar SMKN 1 Alian yang hilang terseret arus Sungai Dekung Wonokromo pada Kamis (4/12) siang.


 

KEBUMEN - Pelajar SMKN 1 Alian, Ardan Fauril Afrianto, 17, dilaporkan hilang terseret arus Sungai Dekung Wonokromo pada Kamis (4/12) siang. Setelah dilakukan pencarian selama hampir delapan jam, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Peristiwa nahas ini bermula ketika korban asyik bermain air. Awalnya korban mandi bersama teman sekolah di kawasan Curug Dukuh Tinatah. Tak lama setelah terjun ke kedung yang merupakan hulu aliran sungai, korban terseret arus deras dan tidak muncul kembali ke permukaan. Korban diketahui warga Desa Sawangan, Kecamatan Alian.

Upaya pencarian korban berlangsung dramatis karena posisi aliran sungai cukup deras. Pencarian dilakukan melalui metode penyelaman dan penyisiran darat.

Setelah berjibaku, tim SAR akhirnya menemukan jenazah korban tak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 22.25. "Survivor ditemukan meninggal pada kedalaman 3,5 meter," ungkap Komandan Tim SAR Gabungan Rowidin dari Basarnas Cilacap, Jumat (5/12).

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban segera dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulasaraan. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. "Operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya," jelas Rowidin.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan, korban datang ke lokasi bersama sejumlah teman sepulang sekolah. Sejumlah barang milik korban seperti sepeda motor, telepon genggam, tas, dan pakaian ditemukan di sebuah saung sekitar 50 meter dari lokasi kejadian.

"Teman-temannya sempat berusaha menolong, sementara warga mencari bantuan," ungkapnya.

Berdasar hasil pemeriksaan medis korban mengalami luka akibat benturan benda tumpul, namun tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya.

Polisi memastikan penyebab kematian murni karena tenggelam. Hasil olah tempat kejadian perkara juga memastikan tidak ada barang berharga yang hilang dan tidak ditemukan unsur pidana terkait peristiwa ini. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#wonokromo #tim sar gabungan #sawangan #SAR #alian #kebumen #SMKN 1 #sungai