Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bupati Magelang: Tirta Gemilang Harus Jaga Keberlanjutan Mata Air, Bukan Sekadar Menyalurkan

Naila Nihayah • Rabu, 3 Desember 2025 | 10:30 WIB

Penyerahan bantuan kepada masyarakat pada momentum peringatan HUT ke-45 di Aula Perumda, Sawitan, Kota Mungkid, Selasa (2/12).
Penyerahan bantuan kepada masyarakat pada momentum peringatan HUT ke-45 di Aula Perumda, Sawitan, Kota Mungkid, Selasa (2/12).


MUNGKID - Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kabupaten Magelang memasuki usia ke-45 tahun. Momentum peringatan ini tidak hanya menjadi selebrasi perjalanan perusahaan, tetapi juga ruang evaluasi, komitmen peningkatan layanan, dan penguatan peran perusahaan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air di wilayahnya.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Gemilang Kabupaten Magelang Agus Tri Suharyono menyampaikan, usia 45 tahun menjadi fase penting bagi perusahaan untuk berbenah dalam pelayanan, pengelolaan sumber daya, serta penguatan usaha.

Saat ini, perumda sudah melayani 78 ribu sambungan rumah dengan air baku dari 21 mata air dan satu sumur dalam.

"Perusahaan juga sudah memberikan kontribusi PAD kepada Kabupaten Magelang dan kami berkomitmen untuk meningkatkannya," ujarnya, Selasa (2/12).

Agus juga memaparkan sejumlah program yang telah dilakukan dalam rangka HUT. Mulai dari konservasi mata air Semaren dan Citrosono, penebaran 2.220 bibit ikan, pembuatan sumur resapan di dua titik, hingga promosi pemasangan sambungan baru.

Perumda juga mendukung UMKM melalui fasilitasi legalitas usaha serta melakukan kerja sama joint branding produk air minum dalam kemasan (AMDK) dengan Universitas Tidar.

Baca Juga: Prediksi Juventus vs Udinese Coppa Italia Rabu 3 Desember Kick Off 03.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

Selain itu, perusahaan menyalurkan bantuan sosial ke sejumlah wilayah. Sembako diberikan untuk warga Dusun Semaren, bibit pohon untuk pemuda setempat, dan benih ikan kepada Komunitas Gelas Bumbung.

Santunan anak yatim disalurkan melalui berbagai lembaga di wilayah Sawangan, Krogowanan, Butuh, Gondowangi, serta beberapa PAY dan panti di Muhammadiyah maupun Muslimat NU. Bantuan logistik kebencanaan diserahkan kepada BPBD Kabupaten Magelang.

"Harapan kami seluruh rangkaian kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat," imbuh Agus.

Baca Juga: GP Qatar Jadi Milik Verstappen, Pertarungan Juara Dunia Berlanjut ke Seri Terakhir

Bupati Magelang Grengseng Pamuji menilai, perjalanan perumda selama 45 tahun patut diapresiasi. Namun masih banyak persoalan strategis yang harus dikerjakan, terutama terkait konservasi sumber air, inovasi produk, dan pemerataan pelayanan.

"Bangga itu perlu, tetapi evaluasi juga wajib. Kabupaten Magelang ini salah satu daerah dengan sumber air terbanyak di Jawa Tengah. Tidak boleh ada warga yang tidak bisa minum karena tidak punya akses air bersih," tegasnya.

Menurutnya, perumda tidak cukup hanya menyalurkan air dari sumber baku ke pelanggan. Dia mengingatkan, perusahaan memegang tanggung jawab ekologis jangka panjang terhadap keberlanjutan mata air. Baik dari sisi teknologi, tata kelola, maupun kolaborasi dengan masyarakat.

Baca Juga: Satu ABK Hilang Dihantam Ombak di Pantai Nguluran, Tim SAR Kerahkan 30 Personel

Dia menegaskan, sumber mata air jangan hanya diambil, tetapi harus dirawat. "Perusahaan juga harus memetakan daerah tangkapan air, menata ekosistemnya, dan bekerja sama dengan masyarakat. Konservasi ini wajib, bukan program seremonial," katanya.

Grengseng menegaskan, dengan potensi mata air yang besar, Tirta Gemilang bukan hanya penyedia layanan publik, tetapi juga seharusnya mampu memperkuat posisi bisnis air minum kemasan lokal.

Baca Juga: Harga Komoditas Cabai Serentak Naik Jelang Nataru

Saat ini, Perumda Tirta Gemilang mengoperasikan sembilan unit pelayanan dan mencakup layanan untuk 15 dari 21 kecamatan di Kabupaten Magelang. Sebagian distribusi memanfaatkan gravitasi, sementara lainnya menggunakan pompa.

Grengseng berharap, lima tahun ke depan terjadi perubahan signifikan dalam tata kelola perusahaan, baik dari aspek lingkungan, pelayanan, maupun manajemen bisnis. "Mari jadikan momen ini sebagai refleksi, apa yang sudah baik dipertahankan, yang kurang diperbaiki," tutupnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#amdk #Magelang #mata air #PAD #agus #Pay #Perumda Air Minum Tirta Gemilang #Mungkid #UMKM #Sawitan