KEBUMEN - Di penghujung 2025 ini, 67.888 warga Kebumen mendapat bantuan langsung tunai kesejahteraan rakyat (BLT Kersra). Program stimulus berupa uang tunai senilai Rp 900 ribu tersebut disalurkan melalui Kantor Pos terdekat.
Ketua Satgas Penyaluran BLT Kesra Kabupaten Kebumen Wahyudin Amin menjelaskan, PT Pos Indonesia mendapat mandat khusus dari pemerintah pusat untuk penyaluran BLT Kesra.
Dalam prosesnya pendistribusian bantuan ini terlayani di 21 kantor pos cabang di berbagai kecamatan.
"Sampai hari ini penyaluran sudah dua batch (tahap). Total penerimanya 67 ribu lebih," kata dia di sela peyaluran bantuan, Rabu (26/11).
Wahyudin mengatakan, selain berpusat di kantor pos, penyaluran bantuan juga dilakukan dengan sistem jemput bola. Dia menarget proses penyaluran BLT Kesra ini rampung seluruhnya pada akhir pekan ini. "Harus cepat sampai, karena ditunggu banyak masyarakat. Kami optimalkan betul," ucapnya.
Wahyudin menerangkan, besaran bantuan sebesar Rp 900 ribu dialokasikan untuk tiga bulan, mulai Oktober sampai Desember. Artinya setiap bulan penerima manfaat mendapat bantuan dari pemerintah Rp 300 ribu.
Dia menegaskan, PT Pos Indonesia tidak tahu persis satu per satu serta kriteria penerima bantuan karena semua menjadi domain pemerintah pusat.
"Kami terima data sudah beres. Minggu ini minimal 90 lebih persen tersalurkan," beber supervisor Kantor Pos Kebumen itu.
Sejak Jumat lalu, warga sudah mulai berbondong-bondong mengambil jatah bantuan senilai Rp 900 ribu. Senyum ceria terlihat dari raut wajah para penerima BLT Kesra. Mereka rela antre demi mendapatkan bantuan berupa uang tunai dari pemerintah tersebut.
Baca Juga: Gunungkidul Masukkan Produk Kesenian dalam Perda Pelindungan Produk Lokal
Di lokasi, tampak berdiri sebuah tenda di area halaman Kantor Pos Kebumen. Tenda tersebut sengaja dipasang guna mengurai tumpukan warga. Terlihat proses pencairan bantuan berlangsung sekitar 5-10 menit. Warga yang datang mendapat pelayanan setelah seluruh berkas dinyatakan lengkap.
Salah satu penerima BLT Kesra Mutmainah, 57, mengaku senang menerima BLT Kesra dari pemerintah. Menurutnya bantuan uang tunai tersebut cukup berarti untuk mengurangi beban kebutuhan sehari-hari.
Terlebih harga kebutuhan pokok saat ini kondisinya tak menentu. Ia berharap bantuan tersebut dapat bertahan hingga tahun depan. "Lumayan buat tambah beli lauk. Kalau bisa bantuannya rutin setiap bulan," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo