KEBUMEN - Kondisi ruas jalan di wilayah Kebumen bagian utara semakin memperihatinkan. Banyak titik jalan mengalami kerusakan. Kondis ini membuat aktivitas warga terganggu sekaligus membahayakan pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, pengendara sepeda motor maupun kendaraan lain terlihat harus ekstra hati-hati ketika melintas di jalur Mertakanda-Karangsambung. Tampak di sisi utara MTs Maarif Langse, terdapat titik jalan rusak cukup parah. Di ruas jalan tersebut terlihat banyak lubang menganga cukup lebar.
Kerusakan cukup parah juga terjadi tak jauh dari Geosite Selaranda. Lalu, di jalan masuk Desa Kedungwaru, Kecamatan Karangsabung.
Di dua titik ini tampak permukaan aspal bergelombang, sedangkan pada bagian lain terlihat struktur bangunan jalan dalam kondisi retak. "Bahaya, apalagi kalau lewat malam hari. Orang sini sudah banyak yang ngeluh," ungkap warga Desa Kedungwaru, Gunawan, kepada Radar Jogja, Senin (17/11).
Pemilik warung kelontongan di pinggir jalan Mertakanda-Karangambung Nur Hasanudin, 42, mengatakan, sudah satu bulan lebih beberapa titik jalan rusak dibiarkan begitu saja. Selain menggaggu, jalan rusak tersebut dinilai cukup berbahaya bagi pengguna jalan.
Terlebih ketika malam hari mengingat masih minimnya penerangan jalan. "Pas habis hujan, lubang jalan tidak karuan. Yang tidak tahu, pasti kejeglong (terperosok) karena ketutup air," bebernya.
Ketika dikonfirmasi, Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kebumen Kurnia Hadi menjelaskan, dirinya tak menampik datangnya musim hujan membawa pengaruh terhadap kondisi jalan.
Dinas PUPR juga telah melakukan berbagai upaya terkait penanganan jalan rusak. Saat ini pihaknya fokus melakukan tambal sulam di titik jalan yang memang membutuhkan penanganan darurat.
"Banyak laporan, terutama jalan yang lubangnya dalam. Kami lakukan penangaan bertahap," katanya.
Terkait kerusakan jalan di wilayah Kebumen bagian utara, Dinas PUPR telah melakukan pemetaan untuk segera diperbaiki. Dia menyebut, kerusakan terjadi di beberapa ruas jalan, sehingga penanganan dilakukan secara bergilir.
"Ya, jalan utara ada beberapa spot memang yang rusak. Nanti disisir penanganan daruranya," tuturnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo