KEBUMEN - Jeminem, 67, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar harus menerima kenyataan pahit setelah rumahnya hangus terbakar pada Kamis (13/11). Peristiwa ini terjadi begitu cepat ketika dirinya sedang pergi ke sawah untuk menggarap lahan.
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman mengatakan, kebakaran terjadi sekira pukul 06.30 saat posisi rumah dalam keadaan kosong. Korban kini harus menanggung kerugian mencapai Rp 25 juta akibat peristiwa tersebut. "Pemilik rumah sedang berada di sawah. Api pertama kali diketahui tetangga," jelasnya.
Saksi mata mengungkapkan sebelum api menghanguskan rumah korban, sempat terlihat kepulan asap dari bagian depan rumah. Melihat kejadian itu warga sontak meminta pertolongan. T
ak berselang lama pemadam kebakaran (damkar) dari Pos Damkar Gombong tiba di lokasi kejadian. Adapun api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah menghanguskan sebagian besar isi rumah.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sejumlah barang terbakar seperti televisi, kasur, sofa, lemari, dan pakaian. Struktur rumah yang terbuat dari kayu dan beratapkan asbes membuat api cepat menjalar.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran karena konsleting listrik di kamar depan," ujar Kompol Faris.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, korban mengalami kerugian material akibat sebagian besar perabot rumah tangga ludes terbakar. Polres Kebumen mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi konsleting listrik, terutama pada rumah dengan instalasi lama maupun kabel yang sudah rapuh. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo