PURWOREJO - Belum juga hilang dalam ingatan warga adanya peristiwa kecelakaan yang merenggut 12 nyawa Mei lalu. Insiden serupa kembali terulang di jalur tengkorak Kalijambe pada Selasa pagi (12/10). Kali ini kecelakaan melibatkan truk sarat muatan solar dan dua mobil.
Kecelakan tersebut mengakibaka satu korban tewas dan tiga lainnya harus dilarikan ke rumah sakit karena terluka. Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.00. Persis di depan Pasar Sidosari, Desa Kalijambe, Kecamatan Bener. Saat itu aktivitas pasar pagi sedang ramai-ramainya.
Baca Juga: Percepatan Instalasi PSEL Kawasan Semarang Raya Butuh Kolaborasi Lintas Daerah
Bagi warga setempat, kecelakaan antara truk tangki dan dua mobil ini menambah daftar hitam peristiwa di Jalan Purworejo-Magelang. Mereka tak habis pikir kecelakaan maut kembali terulang. Padahal, sudah terdapat larangan bagi kendaraan berat atau sumbu tiga melintas di jalur tersebut karena cukup ekstrem.
"Ya, ini berarti kecolongan. Kenapa nekat, jelas sudah ada larangan," kata Khozin, sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) Jalur Kalijambe.
Kepada Radar Jogja, Khozin mengungkapkan pascakecelakaan maut hingga timbul 12 korban jiwa pada Mei 2025 lalu, di sepanjang jalur tengkorak masih kerap terjadi kecelakaan. Dia ingat ada enam kejadian kecelakaan secara berulang.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa kecelakaan perlu menjadi pembelajaran bersama, khususnya bagi pengemudi yang belum hafal medan jalan di Kalijambe. "Sebelum ini, mobil pickup muatan sayur. Titiknya paling 100 meter sama kejadian sekarang. Harus hati-hati banget," ujarnya.
Oleh karena itu, dia meminta perhatian serius dari instansi terkait agar potensi kecelakaan dapat dihindari. Pria 41 tahun ini pun mengungkapkan di sepanjang jalur tengkorak cukup minim penerangan jalan.
Dia mengusulkan agar segera dipasang pita kejut dan jalur darurat di beberapa titik. "Penerangan harus diperbanyak lagi. Sama pita kejut buat warning mau turunan," ungkapnya.
Baca Juga: Nihil SPPG di Kota Jogja Kantongi SLHS, Pembuatan Dipermudah lewat JJS, Akan Terbit Delapan Hari
Kasatlantas Polres Purworejo AKP Arta Dwi Kusuma menjelaskan, kecelakaan maut bermula ketika truk berisi solar berpelat nomor H 9861 OF berjalan dari arah Magelang menuju Purworejo. Truk yang dikendarai Lokas Feriyanto, 42, tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 70 kilometer per jam.
Namun, ketika di lokasi kejadian truk bermuatan solar ini lepas kendali dan menabrak dua mobil di depannya. Yakni, mobil Suzuki Carry dengan pelat nomor kendaraan AA 1726 BA dan Toyota Avanza AA 1484 DC. Benturan keras tersebut membuat truk tangki terus mendorong mobil Suzuki Carry, sebelum akhirnya terhenti setelah menimpa ruko di Pasar Sidosari. "Korban tiga luka dan satu meningga di tempat," jelasnya.
Baca Juga: Menjelang Tutup Tahun 2025, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya Tentang Kenaikan Gaji ASN, TNI, dan Polri
Adapun korban meninggal adalah Sutrisno, 45, warga Genuk, Kota Semarang yang merupakan penumpang truk. Sedangkan tiga korban terluka masing-masing Lokas Feriyanto, 42, warga Semarang. Lalu, Muhammad Zainuddin, 34, penumpang truk yang diketahui warga Sayung, Demak. Satu korban lain yakni Ari Agus Susanto, 42, pegemudi mobil Suzuki Carry warga Bandongan, Magelang.
Hingga siang, proses avakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan masih terus berlangsung. Dalam kejadian ini pemadam kebakaran diterjunkan untuk pembersihan tumpahan solar yang tercecer di sekitar lokasi kejadian. Terlihat warga secara bergotong royong membersihkan puing bangunan ruko yang hancur diseruduk truk tangki. (fid)
Editor : Heru Pratomo