Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Apel Siaga Bancana di Alun-Alun Pancasila Kebumen, Semakin Cepat Merespon, Semakin Kecil Risiko Korban  

Muhammad Hafied • Sabtu, 1 November 2025 | 06:45 WIB

 

 

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengecek kesiapan personel dan peralatan pendukung dalam menghadapi potensi bencana. Pengecekan dilakukan saat apel siaga bencana di Alun-alun Pancasila, Jum
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri mengecek kesiapan personel dan peralatan pendukung dalam menghadapi potensi bencana. Pengecekan dilakukan saat apel siaga bencana di Alun-alun Pancasila, Jum

 

Sebanyak 300 personel gabungan mengikuti apel siaga bencana di Alun-alun Pancasila, Kebumen, Jumat (31/10). Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi musim penghujan yang rawan akan bencana alam. Apel tersebut dikuti berbagai unsur, meliputi TNI, Polri, BPBD serta komunitas relawan kebecanaan.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri menegaskan pentingnya seluruh pihak mengambil langkah antispatif terkait mitigasi becana. Menurut dia butuh kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana yang kerap muncul ketika peralihan musim. "Meningkatnya curah hujan, segala risiko bencana perlu kita waspadai bersama," ujar AKBP Eka Baasith saat memimpin apel.

Dia menyebut, Kabupaten Kebumen memiliki karakter geografis cukup kompleks. Hamparan alam dengan corak perbukitan dan dataran rendah menjadikan wilayah Kebumen rawan terhadap bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu butuh langkah nyata dalam menghadapi potensi kerawanan bencana. "Semakin cepat merespons, semakin kecil risiko korban dan kerugian material," ujarnya.

AKBP Eka Baasith menegaskan, apel kesiapsiagaan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan bagian tahapan penting dalam manajemen penanggulangan bencana. Langkah ini, kata dia, guna memastikan seluruh unsur gabungan siap bertindak cepat apabila terjadi bencana. "Kesiapan personel, peralatan dan sarana prasarana menjadi hal mutlak," terangnya.

Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah menjelaskan pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyiapkan langkah mitigasi. Salah satunya dengan pemasangan alat deteksi pergerakan tanah di sejumlah titik rawan longsor.

Selain itu, menggencarkan pelatihan terhadap relawan tanggap bencana sebagai bentuk memperkuat kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana. "Curah hujan mulai ekstrem. Segera hubungi pihak terkait kalau ada potensi bencana," jelasnya.

Selain apel kesiapan personel, pada kesepatan tersebut juga dilakukan pengecekan peralatan SAR. Hasilnya, seluruh perlengkapan setiap instansi dinyatakan dalam kondisi siap pakai. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Alun Alun Pancasila #kebumen #apel siaga bencana #kapolres