KEBUMEN - Empat kecamatan di Kebumen dicangkan sebagai percobaan program Kecamatan Berdaya. Program ini bergulir secara serentak di 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah, Kamis (30/10).
Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan, progam Kecamatan Berdaya di Kebumen berfokus pada empat variabel atau bidang layanan inti. Masing-masing berfokus pada Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA), Perlindungan Lansia dan Disabilitas dan Taruna Karya Mandiri.
Selain itu berfokus pada pemberdayaan generasi muda dan pusat kebugaran. "Tujuannya menjadikan setiap kecamatan sebagai pusat ekonomi, kreativitas dan perlindungan perempuan, anak dan disabilitas," jelasnya saat pencanangan program Kecamatan Berdaya secara daring di Aula Kecamatan Gombong.
Lilis menegaskan pentingnya kolaborasi multisektor untuk menyukseskan program tersebut. Sebagai langkah awal pemkab bakal melakukan berbagai upaya, mencakup penataan lokasi dan pembangunan fasilitas dasar melalui pola terintegrasi antara kegiatan pemuda, pemerintah dan pelaku usaha di setiap kecamatan.
"Misalnya, dinas pendidikan mendukung bidang olahraga. Terus, Disnakertrans fasilitasi pelatihan kompetensi dan akses peluang kerja," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kebumen, Budhi Suwanto menjelaskan, pencanangan program unggulan ini merupakan tindak lanjut berdasar Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah.
Ia menyebut, saat ini Kebumen telah mencapai target sesuai indikator dengan menetapkan empat Kecamatan Berdaya sebagai titik percobaan. Keempat kecamatan tersebut yakni Bonorowo, Sadang, Gombong dan Sempor. "Perintah gubernur pakai surat edaran. Hari ini Kebume sudah melaksanakan," sebutnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo