Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Prajurit TNI Asal Kebumen Gugur Diserang OPM

Muhammad Hafied • Senin, 13 Oktober 2025 | 20:18 WIB

RUMAH TERAKHIR : TNI bersama warga Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren mempersiapkan liang kubur untuk pemakaman jenazah prajurit TNI Praka Amin Nurohman, Senin (13/10).
RUMAH TERAKHIR : TNI bersama warga Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren mempersiapkan liang kubur untuk pemakaman jenazah prajurit TNI Praka Amin Nurohman, Senin (13/10).
KEBUMEN - Prajurit TNI asal Desa Banjurpasar, Kecamatan Buluspesantren, Praka Amin Nurohman gugur saat menjalankan misi di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat pada Sabtu (11/10).

Anggota Satgas Yonif 410/Alugoro itu gugur dalam aksi penyerangan yang dilakukan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kepala Desa Banjurpasar Sunarto membenarkan Praka Amin Nurohman menjadi korban kekejaman OPM ketika bertugas di Papua Barat.

Saat ini pihaknya bersama jajaran TNI sedang persiapan untuk prosesi pemakaman yang dijadwalkan berlangsung pada esok hari.

"Siang ini ramai-ramai ke makam buat liang kubur dan pasang tarub. Kami pastikan semua siap supaya tidak memberatkan keluarga almarhum," jelasnya, saat ditemui Radar Jogja, Senin (13/10).

Sunarto menjelaskan, informasi meninggalnya Praka Amin diterima pada Sabtu (11/10) petang.

Setelah itu dilakukan koordinasi lintas sektor untuk menyambut kepulangan jenazah sampai pada prosesi pemakaman prajurit TNI kelahiran tahun 1997 tersebut.

"Dari desa komunikasi terus, dari koramil sampai atas. Urus surat dan segala macam," ucapnya.

Saat ini, kata Sunarto, jenazah Praka Amin sedang dalam perjalanan dari Papua Barat menuju rumah duka.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di kompleks Pemakaman Wangsakerta, desa setempat.

"Nanti infonya penjemputan di bandara YIA. Ada serah terima jenazah di sana," imbuhnya.

Sunarto mengatakan, meninggalnya Praka Amin menyisakan duka bagi keluarga dan masyarakat Desa Banjurpasar.

Dia pun mengaku bangga atas perjuangan dan pengorbanan warganya tersebut karena telah bertaruh nyawa dalam bertugas.

Sebagai bentuk rasa duka cita, pemerintah desa telah mengimbau kepada warga untuk memasang bendera setengah tiang.

"Besok sudah diminta seluruh komponen ikut pemakaman. Termasuk anak sekolah kami ajak untuk penghormatan terakhir," ungkapnya.

Pantauan di area pemakaman, sejumlah warga dan jajaran TNI dari Kodim 0709/Kebumen terlihat sibuk mempersiapkan segala kebutuhan prosesi pemakaman.

Rencananya, pemakaman dilakukan secara militer yang akan dimpimpin langsung Danrem 072/Pamungkas.

"Sudah disiapkan tempat terbaik untuk almarhum. Info terkahir, Pangdam IV/Diponegoro juga mau ke rumah duka," kata prajurit TNI di lokasi pemakaman. (fid)

Editor : Bahana.
#kebumen #opm #prajurit tni