KEBUMEN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kebumen mengingatkan agar pejabat setop bergaya hidup glamor. Peringatan ini disampaikan agar tidak melukai hati rakyat yang sedang menghadapi fluktuasi ekonomi.
Ketua DPD PKS Kebumen Pramono menyatakan, seorang pejabat perlu memiliki kepekaan hati atas kesulitan yang dihadapi masyarakat. Dia khawatir jika seorang pejabat berperilaku pamer atau flexing kekayaan justru akan memicu kemarahan publik. Tak hanya pejabat, peringatan ini juga ditujukkan seluruh kadernya agar menahan diri dari gaya hidup mewah.
"DPP sudah sampaikan, pejabat diminta menunjukkan hidup sederhana," kata Pramono saat sambutan pelantikan pengurus DPD PKS Kebumen periode 2025-2030 Minggu (12/10).
Menurut Pramono, seorang pejabat memiliki tanggungjawab moral untuk menjadi tauladan dalam kesederhanaan. Dari gaya hidup sederhana ini sebagai bukti seorang pejabat menjunjung tinggi etika kepemimpiman dan nilai moralitas. Dia menegaskan, kualitas pejabat tidak diukur dari citra penampilan pribadi, melainkan dilihat dari komitmen dalam melayani masyarakat.
"Kami mohon sekali, seluruh anggota PKS dan pejabat mengedepankan kehidupan sederhana. Supaya tidak terlihat ada ketimpangan sosial," sambungnya.
Dalam wejangannya, Pramono meminta pejabat publik lebih responsif dalam menjawab perubahan perilaku sosial dan keamanan. Dia menyatakan, gejolak yang terjadi di tengah masyarakat belakangan ini kerap dipicu adanya sikap arogansi dan penyalahgunaan wewenang pejabat.
"Mungkin punya mobil mewah, perhiasan mereka memiliki, tapi bagi masyarakat kalau itu dipamerkan tidak pas," jelasnya.
PKS, kata Pramono, akan selalu berupaya menjadi pendukunh progam pembangunan daerah di berbagai sektor. Dirinya bersama kader lain menyatakan siap berkolaborasi dengan seluruh komponen, termasuk pemerintah daerah. Asalkan program yang dicanangkan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
"Tantangan ke depan tidak mudah, mari bergandengan tangan," pungkas Pramono.
Pengurus DPW PKS Jawa Tengah Abdul Ghofar Ismail berpesan agar kader PKS di Kebumen memegang teguh prinsip sesuai visi dan misi partai. Dia juga mengingatkan kader PKS harus hadir sebagai pelopor dalam setiap langkah pembangunan daerah. Apalagi secara khusus dia menyoroti tingkat kemiskinan di Kebumen masih tergolong cukup tinggi.
"Dengan kolaborasi akan menjadi lebih baik. PKS harus bisa berkidmat untuk semua," ungkapnya.
Dalam prosesi pelantikan tersebut Pramono kembali ditunjuk sebagai Ketua DPD PKS Kebumen periode 2025-2030. Dia akan didampingi Arif Nur Muhammad sebagai sekretaris dan Sugino selaku bendahara DPD. Adapun komposisi pengurus terdiri dari 30 persen keterwakilan perempuan dan 40 persen diisi generasi muda atau Gen Z. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita