PURWOREJO – Rabu pagi (8/10) yang seharusnya jadi hari menyenangkan bagi lima siswa SMP Negeri 17 Purworejo berubah menjadi mimpi buruk. Ombak besar di Pantai Dewa Ruci menelan satu di antara mereka.
Empat berhasil menyelamatkan diri, tapi Ridho Mukti Rozakhi belum kembali. Hingga hari ini, Kamis (9/10), tubuhnya masih dicari oleh tim gabungan penyelamat.
Di tengah upaya pencarian, Bupati Purworejo Yuli Hastuti hadir langsung ke Posko Pencarian di Pantai Dewa Ruci.
Bukan sekadar kunjungan resmi, tapi juga membawa dukungan moral bagi keluarga dan para relawan yang tak kenal lelah menyisir pantai, perahu demi perahu.
"Untuk orang tua Ridho, saya menyampaikan duka yang mendalam. Semoga keluarga diberi ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini," ujar Yuli, dengan suara bergetar.
Operasi pencarian yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, TNI AL, BPBD, PMI, FPRB Bagelen, dan Babinpotmar akan dilakukan selama tujuh hari ke depan. Harapan untuk menemukan Ridho tak pernah padam.
Di sisi lain, keluarga korban memilih menunggu di tepi pantai. Mata mereka tak lepas memandangi lautan, seolah berharap Ridho akan muncul di antara riak air. Yuli juga menyerahkan bantuan logistik untuk tim gabungan.
Ia meminta seluruh relawan berhati-hati dalam menjalankan tugas di medan yang penuh risiko. "Semoga Ridho segera ditemukan. Kami semua menunggu dalam doa," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Purworejo Wasit Diono berharap doa seluruh warga menyertai upaya pencarian ini. "Doa masyarakat adalah energi kami di lapangan. Kami akan terus berusaha hingga Ridho ditemukan," ujarnya.(fid/pra)
Editor : Heru Pratomo