KEBUMEN - Desa Ayamputih di Kecamatan Buluspesantren dipilih menjadi salah satu lokasi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025. Program tersebut bergulir sebagau bentuk kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam percepatan pembangunan perdesaan.
Komandan Kodim (Dandim) 0709/Kebumen Letkol Arm Purba Sudibyo Purwandhana mengatakan, program TMMD hadir menjangkau desa dengan berfokus pada kegiatan fisik dan non fisik. Ditegaskan, TNI selalu berupaya mendorong percepatan pembangunan untuk kemaslahatan masyarakat.
"Ini wujud nyata kemanunggalan. Di sini, prajurit TNI hadir, bekerja dan berbaur dengan rakyat," jelasnya saat pembukaan TMMD, Rabu (8/10).
Dandim menjelaskan, pelaksanaan TMMD didukung berbagai sumber anggaran. Yakni, dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten Kebumen sebesar Rp 220 juta. Selain itu juga terdapat penyertaan anggaran bersumber dari APBDesa setempat senilai Rp 273 juta. Dari anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai macam kegiatan. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 830 meter.
"Infrastruktur ini menjadi urat nadi perekonomian. TNI juga hadir untuk itu," tegasnya.
Lebih lanjut, pelaksanaan TMMD mengajarkan arti kebersamaan, semangat gotong royong dan rasa saling membantu. Selain program fisik, selama TMMD berlangsung juga diisi kegiatan non fisik meliputi, penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan bahaya narkoba serta edukasi terkait Undang-Undang ITE dan penggunaan media sosial. Selain itu, warga juga dibekali pelatihan pengolahan singkong dan penyuluhan pengolahan sampah.
"Kami ingin kehadiran TNI bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kebumen Sri Susilowati mengatakan, meski tak jauh dari pusat kota Kebumen, terdapat beberapa desa di wilayah Kecamatan Buluspesantren yang membutuhkan penanganan khusus terkait pemerataan pembangunan. Selain fokus program fisik, ia mendorong agar TNI terlibat aktif dalam upaya ketahanan pangan.
Dia optimistis, melalui sinergitas yang terjalin dengan aparat TNI, ketimpangan di Kebumen perlahan mulai terkikis. "Ada makna saling bahu membahu. Kalau begini terus, TNI akan semakik dicintai rakyat," katanya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita