Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laba Bersih Hanya Rp 142 Juta, PT Aneka Usaha Kebumen Jaya Disebut Dewan Tak Berikan Kontribusi PAD

Muhammad Hafied • Kamis, 9 Oktober 2025 | 04:45 WIB
LENGANG: Kantor PT Aneka Usaha Kebumen Jaya berada di Jalan Pemuda, Kebumen.
LENGANG: Kantor PT Aneka Usaha Kebumen Jaya berada di Jalan Pemuda, Kebumen.

KEBUMEN - PT Aneka Usaha Kebumen Jaya sebagai entitas perusahaan daerah diminta lebih agresif dalam menangkap peluang bisnis. Perusahaan pelat merah ini juga diminta segera berbenah diri mengingat per hari ini belum memberikan kontribusi optimal terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Ketua Komisi C DPRD Kebumen Bambang Suparjo mengatakan, capaian kinerja yang diterima Komisi C, realisasi pendapatan per Agustus 2025 masih jauh dari target. badan usaha milik daerah (BUMD) ini baru mampu membukukan laba bersih Rp 142 juta dari target Rp 605 juta. "Labanya cuma segitu, terus mau sumbang deviden berapa," lontarnya kepada Radar Jogja Rabu (8/10).

Menurutnya, perusahan perlu menjajaki peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Ekspansi usaha menurutnya sangat diperlukan agar kondisi perusahaan dapat berkembang signifikan. Salah satu caranya dengan berkolaborasi dengan investir lokal maupun regional. "Hasil evaluasi kami tidak menggembirakan. Apa gunanya ada Aneka Usaha kalau tidak survive," jelasnya.

Padahal, PT Aneka Usaha ini memiliki posisi cukup strategis dalam kaitan pengembangan usaha. Selain didukung APBD, perusahaan daerah ini juga berpotensi terus tumbuh dengan membuka peluang kerja sama. Baik dengan pihak pemerintah maupun swasta. Seperti di sektor pengadaan barang dan jasa, perdagangan hingga pengelolaan aset daerah. 

Namun, peluang itu tidak dimanfaatkan secara optimal. "Mereka diberikan modal untuk mengembangkan, tapi itu tidak diambil sebagai sebuah keuntungan," ucap politisi Gerindra itu.

Bambang memberi satu contoh, PT Aneka Usaha Kebumen Jaya dapat mengambil peran lebih dalam mendukung program skala prioritas pemerintah pusat. Seperti sebagai penyedia bahan pokok pada program makan bergizi gratis (MBG). Tak hanya itu, perusahaan daerah ini juga dapat membuka keran kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). "Jualan daging ayam, ikan, beras, telur dan segala macam sembako. Kebutuhan volume MBG tidak ecek-ecek. Tinggal hitung keuntungan per hari," tegasnya.

Sementara itu, Direktur PT Aneka Usaha Kebumen Jaya Wahyu Sugiantoro memastikan, akan terus bekerja keras dalam memenuhi target yang ditentukan. Dia optimistis, target bakal tercapai mengingat masih ada waktu sekitar tiga bulan jelang tutup buku akhir tahun.

Tiga bulan ke depan, dia menyebut sudah banyak kegiatan yang terjadwal. “Pasar murah saja ada di 450 titik. Omzet sampai Rp 7 miliar. Terus penambahan penjualan bahan MBG dan KDMP tembus Rp 2 miliar. Cukup untuk penuhi target laba," rincinya. (fid/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Perusahaan Daerah #pendapatan asli daerah (PAD) #dprd kebumen #badan usaha milik daerah (BUMD) #PT Aneka Usaha Kebumen Jaya #perusahaan pelat merah #PT Aneka Usaha