MUNGKID – Upaya mewujudkan lingkungan kerja bebas narkoba terus digencarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Magelang. Kali ini, langkah nyata diwujudkan lewat kerja sama dengan perusahaan transportasi besar, PT Indo Transport Abdimas atau PO Handoyo.
Kepala BNNK Magelang Kombes Pol Siswoyo Adi Wijaya mengutarakan, kerja sama ini bukan sekadar formalitas. Melainkan menjadi simbol sinergi dalam program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di sektor transportasi.
Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting, apalagi transportasi publik melibatkan ribuan penumpang setiap harinya.
"Dengan lingkungan kerja yang bebas narkoba, keamanan dan kenyamanan masyarakat bisa lebih terjamin," ujar Siswoyo, Selasa (30/9).
Sebagai tindak lanjut dari perjanjian tersebut, BNNK Magelang bersama PO Handoyo langsung melakukan tes urine terhadap 20 kru bus. Mulai dari pengemudi hingga pembantu pengemudi.
Pemeriksaan dilakukan dengan tujuh parameter, yakni THC, K2, benzodiazepine, kokain, metamfetamin, amfetamin, dan morfin. Hasilnya seluruh kru dinyatakan negatif narkoba.
Siswoyo mengatakan, tes urine semacam ini tidak akan berhenti pada kegiatan seremonial. Melainkan dilakukan secara berkala agar benar-benar menciptakan lingkungan kerja yang konsisten bebas narkoba.
Dia berharap, langkah ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain. "Jika sektor transportasi bersih dari narkoba, itu akan berdampak besar pada keselamatan publik," tegasnya.
Direktur PT Indo Transport Abdimas, Priyono menegaskan, pihaknya mendukung penuh program BNNK Magelang.
Bagi perusahaan transportasi, menjaga kru agar bebas dari narkoba bukan hanya soal kepatuhan hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan ribuan nyawa penumpang yang mereka layani setiap hari.
Dia juga ingin memastikan seluruh jajaran PO Handoyo bersih narkoba. "Tes urine hari ini adalah bagian dari antisipasi dan akan terus kami lakukan secara berkesinambungan," ujarnya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo